Arsenal dijadwalkan menjamu Atletico Madrid dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Emirates, London, pada Selasa (5/5/2026) waktu setempat guna memperebutkan tiket menuju babak final. Pertemuan krusial ini terjadi setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Madrid akhir April lalu.
Hasil seri tersebut memberikan motivasi besar bagi kedua manajer untuk mengamankan kemenangan pada laga penentu di Inggris. Dilansir dari Bola, Arsenal bertekad menembus partai puncak demi mengulangi pencapaian sejarah klub yang pernah terjadi pada musim 2006 silam.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan kesiapan mental skuatnya menghadapi tekanan di hadapan pendukung sendiri. Ia merasa antusiasme besar sedang menyelimuti seluruh elemen klub menjelang pertandingan penentuan tersebut.
"Saya tidak sabar. Maksud saya, saya merasakan energi di dalam dan di antara tim, para pendukung kami, jadi ini adalah momen yang ingin kami alami bersama," ujar Arteta, Pelatih Arsenal.
Arteta juga menyoroti perjalanan panjang klub untuk kembali bersaing di level tertinggi kompetisi antarklub Eropa. Pihaknya berupaya keras agar skenario pertandingan besok berjalan sesuai rencana demi mengamankan tempat di final.
"Kami telah bekerja keras sebagai klub, sebagai tim, setelah 20 tahun untuk berada di posisi ini lagi, dan kami sangat bersemangat untuk mendapatkan pertandingan yang kami inginkan besok dan melaju ke final," imbuh Arteta, Pelatih Arsenal.
Di kubu lawan, Diego Simeone selaku pelatih Atletico Madrid menyatakan tidak akan banyak mengubah strategi dari pertemuan pertama. Ia menekankan pentingnya peningkatan performa individu pemain untuk menyesuaikan tuntutan pertandingan di markas Arsenal.
"Kami akan mencoba memainkan permainan yang dibutuhkan, dengan pemahaman yang dituntut oleh permainan, sehingga para pemain dapat meningkatkan performa mereka," kata Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Simeone menambahkan bahwa kepercayaan diri timnya tetap tinggi meskipun menyadari hasil akhir akan ditentukan oleh efektivitas permainan di lapangan. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah persiapan teknis sesaat sebelum peluit pertama dibunyikan.
"Kami yakin dan percaya diri dengan apa yang kami inginkan. Tetapi itu tidak akan bergantung pada kami," ujar Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Meski mengincar gelar juara, Simeone menilai keberhasilan di semifinal akan sangat bergantung pada kemampuan setiap pemain dalam memaksimalkan kekuatan yang mereka miliki selama 90 menit pertandingan berlangsung.
"I pikir semua orang selalu mencari gelar, sesuatu yang luar biasa. Kenyataannya adalah para pemain sepak bola dan pelatih hanya ingin pertandingan dimulai," kata Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Persaingan di lapangan diprediksi akan berlangsung ketat mengingat kedua tim memiliki ambisi besar untuk melaju ke fase terakhir kompetisi bergengsi tersebut.
"Dan siapa pun yang bermain lebih baik akan memiliki peluang lebih baik, dan semua orang akan ingin memaksimalkan kekuatan mereka," imbuh Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
| Posisi | Arsenal (4-2-3-1) | Atletico Madrid (4-4-2) |
|---|---|---|
| Kiper | David Raya | Jan Oblak |
| Bek | White, Saliba, Gabriel, Hincapie | Llorente, Pubill, Hancko, Ruggeri |
| Tengah | Zubimendi, Rice, Eze | G. Simeone, Koke, Cardoso, Lookman |
| Depan | Saka, Martinelli, Gyokeres | Griezmann, Alvarez |