Arsenal mengantongi pundi-pundi keuangan sebesar 89,8 juta poundsterling atau setara lebih dari Rp2 triliun sepanjang pergelaran Liga Champions musim ini. Keuntungan besar ini didapatkan sejak fase liga hingga keberhasilan mereka menembus babak final.
Seperti dilaporkan Metro yang dikutip dari Suara, klub berjuluk The Gunners ini menerima dana partisipasi awal di fase liga sebesar 18,62 juta Euro atau sekitar 16 juta poundsterling.
Performa impresif skuad asuhan Mikel Arteta yang menyapu bersih delapan kemenangan di fase liga turut menghasilkan bonus performa senilai 14,5 juta poundsterling. Setiap satu kemenangan dihargai sebesar 1,81 juta poundsterling.
Langkah Arsenal menuju partai puncak terus menambah pundi-pundi pendapatan mereka dari setiap tahapan kompetisi tertinggi di Eropa tersebut.
Keberhasilan finis di puncak fase liga memberikan hadiah tambahan sebesar 8,5 juta poundsterling. Tim London Utara ini juga mendapat ekstra 1,7 juta poundsterling karena lolos otomatis ke babak gugur lewat posisi delapan besar.
Memasuki fase sistem gugur, Arsenal mengamankan 9,5 juta poundsterling untuk tempat di babak 16 besar dan memperoleh 10,8 juta poundsterling setelah mencapai perempat final.
Pendapatan klub kembali bertambah sebanyak 12,9 juta poundsterling ketika melaju ke semifinal. Setelah menyingkirkan Atletico Madrid, Arsenal dianugerahi 15,9 juta poundsterling karena berhasil mengamankan tiket ke final.
Potensi Tambahan Bonus di Final
Pencapaian ini menjadi momen bersejarah mengingat ini merupakan final Liga Champions pertama bagi pihak klub sejak musim 2006 silam.
Arsenal berpotensi menambah hadiah uang tunai jika berhasil mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) pada pertandingan final yang digelar di Puskas Arena, Budapest. Kemenangan pada laga puncak tersebut akan memberikan tambahan hadiah sebesar 6,5 juta Euro atau setara 5,6 juta poundsterling.