Tiket final Liga Champions resmi menjadi milik Arsenal setelah mengandaskan perlawanan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Emirates pada Rabu tersebut memastikan langkah The Gunners menuju partai puncak.
Gol penentu kemenangan Arsenal dicetak oleh Bukayo Saka, yang sekaligus mengubah skor agregat menjadi 2-1 untuk keunggulan tim asal London Utara tersebut. Seperti dikutip dari Suara, hasil ini mengakhiri penantian panjang Arsenal selama dua dekade untuk kembali merasakan atmosfer final kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Terakhir kali Arsenal mencapai babak final adalah pada tahun 2006, saat mereka harus menerima posisi runner-up setelah ditaklukkan oleh Barcelona. Kini, tim asuhan Mikel Arteta memiliki kesempatan emas untuk menebus kegagalan masa lalu tersebut.
Jalannya pertandingan diawali dengan tekanan tinggi yang dilancarkan oleh Atletico Madrid sejak menit pertama. Kerja sama antara Antoine Griezmann dan Giuliano Simeone sempat membuka celah bagi Julian Alvarez, namun eksekusi akhirnya masih belum menemui sasaran.
Arsenal berupaya membalas melalui tendangan jarak jauh Riccardo Calafiori yang masih meleset. Tuan rumah juga sempat menuntut penalti ketika Leandro Trossard terjatuh di area terlarang, tetapi wasit tidak menilai insiden itu sebagai sebuah pelanggaran.
Kebuntuan di London Utara akhirnya pecah menjelang berakhirnya babak pertama, tepatnya pada menit ke-44. Bukayo Saka berhasil menyambar bola rebound hasil kolaborasi apik antara Leandro Trossard dan Viktor Gyokeres untuk membawa tuan rumah memimpin 1-0.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Los Rojiblancos meningkat drastis demi mengejar ketertinggalan. Giuliano Simeone kembali menjadi sorotan saat terjatuh dalam duel dengan bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, namun wasit tetap bergeming untuk tidak memberikan penalti bagi tim tamu.
Gempuran terus-menerus dari skuat asuhan Diego Simeone memaksa kiper David Raya bekerja ekstra keras. Penampilan gemilang Raya di bawah mistar gawang sukses mementahkan berbagai peluang berbahaya yang diciptakan oleh para pemain Atletico.
Di sisi lain, Arsenal hampir saja menggandakan keunggulan melalui Viktor Gyokeres, meski bola tendangannya masih melambung tipis di atas mistar. Memasuki fase akhir laga, Atletico semakin agresif dengan memasukkan Alexander Sorloth yang sempat memberikan ancaman serius ke pertahanan lawan.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor 1-0 tetap bertahan bagi keunggulan tuan rumah. Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor impresif Arsenal yang belum terkalahkan di Liga Champions musim ini dengan catatan 10 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Arsenal kini tinggal menunggu calon lawan mereka di partai final mendatang. Tim Meriam London akan menghadapi pemenang dari duel semifinal lainnya yang mempertemukan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, melawan Bayern Muenchen.