Langkah impresif ditunjukkan Arsenal FC dalam mengarungi kompetisi Liga Champions 2025/2026. Tim asal London Utara tersebut berhasil mengamankan tiket ke babak final dengan status yang sangat mentereng, yakni belum tersentuh kekalahan sama sekali.
Seperti dikutip dari Detik Sport, skuad asuhan Mikel Arteta kini berada di ambang sejarah untuk membawa pulang trofi Liga Champions pertama mereka. Di partai puncak, Arsenal dijadwalkan bersua Paris Saint-Germain FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026.
Perjalanan luar biasa The Gunners dimulai sejak bergulirnya league phase. Arsenal tampil tanpa cela dengan menyapu bersih seluruh delapan pertandingan yang mereka lakoni dengan poin penuh.
Dalam fase tersebut, gawang Arsenal tercatat hanya kebobolan empat kali, sementara lini serang mereka sangat produktif dengan menggelontorkan total 23 gol ke gawang lawan. Performa impresif ini mengantarkan mereka finis di peringkat pertama klasemen akhir league phase.
Konsistensi di Babak Gugur
Ketangguhan Arsenal terus berlanjut saat memasuki fase sistem gugur. Menghadapi Bayer 04 Leverkusen di babak 16 besar, tim London Utara ini melenggang dengan keunggulan agregat 3-1 setelah memetik kemenangan 2-0 di kandang dan imbang 1-1 saat bertandang ke Jerman.
Ujian berikutnya di babak perempatfinal berhasil dilewati dengan mendepak Sporting CP lewat agregat tipis 1-0. Pada fase semifinal, Atletico Madrid menjadi korban ketangguhan Arsenal berikutnya dengan agregat skor 2-1, yang ditentukan lewat kemenangan 1-0 di Emirates Stadium setelah sebelumnya bermain seri 1-1 di leg pertama.
Mengejar Rekor Juara Tanpa Cela
Hingga menjelang laga final, Arsenal telah mengantongi statistik luar biasa berupa 11 kemenangan dan 3 hasil imbang dari 14 laga. Mereka juga menorehkan statistik produktivitas yang apik dengan mencetak 28 gol dan cuma kebobolan enam gol.
Catatan tanpa kekalahan ini berpotensi memasukkan nama Arsenal ke dalam daftar elite sejarah sepak bola Eropa. Sejauh ini, baru terdapat 16 tim pemenang European Cup atau Liga Champions yang mampu menyegel gelar juara dengan status tidak terkalahkan sepanjang musim.
Laga final mendatang juga menjadi momentum yang tepat bagi anak asuh Mikel Arteta untuk membalas kegagalan musim lalu, di mana langkah mereka dihentikan PSG di semifinal dengan agregat 1-3. Sejarah mencatat prestasi tertinggi Arsenal di ajang ini hanyalah menjadi runner-up pada musim 2005/2006 silam.
| Babak | Hasil |
|---|---|
| P8 W8 D0 L0 | Arsenal 3-1 Leverkusen |
| Arsenal 1-0 Sporting CP | Arsenal 2-1 Atletico Madrid |
| Tanggal | Babak | Venue | Lawan | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| League Phase | Tandang | Athletic Club | Menang 2-0 | League Phase |
| Kandang | Olympiacos FC | Menang 2-0 | League Phase | Kandang |
| Atlético Madrid | Menang 4-0 | League Phase | Tandang | SK Slavia Prague |
| Menang 3-0 | League Phase | Kandang | FC Bayern Munich | Menang 3-1 |
| League Phase | Tandang | Club Brugge KV | Menang 3-0 | League Phase |
| Tandang | Inter Milan | Menang 3-1 | League Phase | Kandang |
| FC Kairat | Menang 3-2 | 16 Besar Leg 1 | Tandang | Bayer 04 Leverkusen |
| Imbang 1-1 | 16 Besar Leg 2 | Kandang | Bayer 04 Leverkusen | Menang 2-0 |
| Perempatfinal Leg 1 | Tandang | Sporting CP | Menang 1-0 | Perempatfinal Leg 2 |
| Kandang | Sporting CP | Imbang 0-0 | Semifinal Leg 1 | Tandang |
| Atlético Madrid | Imbang 1-1 | Semifinal Leg 2 | Kandang | Atlético Madrid |
| Menang 1-0 | Final | Netral (Budapest) | Paris Saint-Germain FC | - |