Arsenal memastikan diri melaju ke babak final Liga Champions setelah menumbangkan Atletico Madrid dengan keunggulan agregat 2-1 dalam dua pertemuan. Pencapaian ini menjadi partai puncak pertama bagi klub asal London Utara tersebut sejak musim 2005/2006, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Kemenangan tersebut membawa misi besar bagi skuad The Gunners untuk meraih trofi Liga Champions perdana mereka sepanjang sejarah klub. Pada partai final mendatang, anak asuh Mikel Arteta dijadwalkan akan menghadapi tantangan dari raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.
Pesta kelolosan yang diwarnai pesta kembang api di stadion memicu kritik dari penyerang legendaris Inggris, Wayne Rooney, yang menilai perayaan tersebut terlalu berlebihan karena tim belum meraih gelar juara. Namun, mantan bek Arsenal, Martin Keown, memberikan pembelaan atas euforia para juniornya tersebut.
"Rasanya kalau Anda melalui satu musim penuh di Liga Champions tanpa kekalahan, itu nyaris dua kompetisi lho. Anda main delapan kali di fase liga lalu ke fase gugur, tujuh pertandingan ya kalau sampai final, menurut saya itu layak dipuji," ujar Keown dikutip Metro.
Keown menegaskan bahwa para pemain membutuhkan momen untuk melepas tekanan setelah menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang kompetisi musim ini. Ia melihat sikap para pemain sebenarnya tetap terkendali dan tidak terbuai oleh kesuksesan sesaat.
"Menurut saya sih mereka butuh energi itu, tim ini butuh merasakan sedikit perayaan, tapi mereka menahannya. Saya melihat para pemain, langsung setelah pertandingan, bersikap sangat relaks, tidak ada yang berlebihan karena itu buat para suporter," kata Keown.
Hubungan emosional antara pemain dan pendukung menjadi alasan utama di balik kemeriahan atmosfer di stadion setelah peluit panjang dibunyikan. Keown menilai apresiasi kepada suporter sangat penting dalam perjalanan tim menuju tangga juara.
"Perayaan itu untuk berterima kasih ke para suporter, atmosfernya luar biasa, mereka butuh 'dibayar' oleh tim. Ada ikatan yang lebih baik dari para pemain dan para pemain. Ini sebuah langkah lain tapi tak satupun yang terbuai di Arsenal," pungkas Keown.