Arsenal bersiap menjamu Burnley pada laga lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Emirates pada Senin malam waktu setempat demi memperlebar keunggulan lima poin di puncak klasemen. Kemenangan dalam pertandingan ini akan mendekatkan skuad asuhan Mikel Arteta ke gelar juara liga pertama mereka sejak musim 2003-2004.
Tim tuan rumah saat ini menyisakan dua pertandingan krusial, termasuk laga penutup melawan Crystal Palace. Jika meraih poin penuh dari Burnley, beban berat akan berpindah ke tangan pesaing terdekat mereka, Manchester City, yang baru akan bertanding melawan Bournemouth 24 jam setelahnya.
Kondisi Burnley sendiri dipastikan pincang setelah resmi terdegradasi ke kasta kedua sejak awal bulan ini menyusul pemecatan manajer Scott Parker. Tim tamu yang kini dipimpin pelatih sementara Mike Jackson tercatat baru memenangkan satu dari 27 pertandingan liga terakhir mereka.
Arsenal memiliki catatan superior di kandang dengan status tidak terkalahkan dalam 44 pertandingan Premier League melawan tim promosi sejak November 2010. Selain itu, The Gunners menyapu bersih 10 kemenangan beruntun saat menghadapi tim yang sudah dipastikan terdegradasi pada musim berjalan.
Kendati demikian, masalah cedera membayangi lini belakang tim London Utara setelah Ben White dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera ligamen lutut. Skuad Arteta juga masih kehilangan Mikel Merino yang mengalami cedera kaki jangka panjang dan Jurrien Timber yang belum cukup bugar.
Manajer Arsenal Mikel Arteta menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil dominan mengendalikan jalannya pertandingan. Dia berharap para pemain mampu menyerap energi positif dari atmosfer stadion untuk mengunci kemenangan penting di hadapan publik sendiri.
"We want to use the energy and the positivity that is in and around the team in the right way. Emotionally you have to dominate the game, you have to have control and use it in a powerful way because it is something very, very positive for the team." kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta juga menjelaskan keputusan terkait rotasi pemain yang dilakukannya untuk menghadapi taktik defensif lawan. Tim pelatih telah menganalisis kesiapan fisik para pemain serta potensi pendekatan agresif yang mungkin ditunjukkan oleh kubu Burnley.
"The way we finished the game last week, the week that we have had, some players have been able to train and some not. In relation to that also analysing Burnley and the players that are available to start and the best combination to start." ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Hubungan antarpemain dalam memahami pergerakan lawan menjadi fokus utama Arteta menjelang laga krusial ini. Mantan asisten Pep Guardiola itu mewaspadai perubahan formasi dari kubu lawan yang sempat merepotkan tim papan atas lain sebelumnya.
"It's connections and relationships and understanding of what the opponents can do. They were much more aggressive at times against Aston Villa than they were in other games and we expect that to happen today as well." tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Mengenai absensi Jurrien Timber dari daftar susunan pemain, Arteta menegaskan sang bek tetap dilibatkan dalam aktivitas tim di luar lapangan. Pemulihan cedera Timber disebut menunjukkan grafik positif meski tim medis enggan terburu-buru menurunkannya.
"He wanted to be very close to the team," kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Progres pemulihan dalam beberapa hari terakhir membuat manajemen optimistis sang pemain bisa merumput sebelum kompetisi berakhir. Arteta memuji komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh pemain berkebangsaan Belanda tersebut selama masa rehabilitasi.
"He's progressed a little bit in the past few days. He's feeling better. We're going to try to get him fit and available as quick as possible, but let's see." tambah Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Kehadiran sang pemain bertahan dinilai sangat krusial bagi kedalaman skuad menjelang laga-laga final musim ini. Manajemen klub menyadari betul kualitas kepemimpinan yang dimiliki oleh mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut.
"He has been out now for a while, unfortunately. He is such an important player for us - we all know that - and he is doing everything that he possibly can to help the team in any capacity." jelas Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Pernyataan tersebut menegaskan betapa krusialnya peran sang pemain dalam rencana jangka panjang klub. Seluruh elemen tim dikabarkan sangat menantikan kembalinya sang pemain ke lapangan hijau demi mendongkrak performa lini pertahanan.
"We know his leadership, his quality and how much the team needs him." sambung Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Melihat konsistensi performa tim sepanjang musim, Arteta optimistis performa anak asuhnya tidak akan mengendur di fase akhir. Berada di puncak klasemen dalam durasi yang lama diklaim sebagai bukti kematangan mental bertanding skuad Meriam London.
"I think the fact that we've been at the top for a long time shows the level of consistency and how well the team has done. We're still there in this league, it's where we are now. More than ever, obviously, we want to finish in that position." cetus Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Di sisi lain, para pendukung Arsenal berencana menggelar aksi dukungan khusus jelang sepak mula di area luar stadion. Momentum kebersamaan antara fans dan pemain dinilai Arteta menjadi faktor pembeda yang membakar motivasi bertanding timnya.
"I think all the players loved it. I think it builds an energy connection with them that we haven't experienced before. The whole preparation and the whole atmosphere showed that the level of meaning was higher, and the level of implication, desire and passion from our supporters was different as well. It really helps." papar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Sementara itu, pelatih interim Burnley Mike Jackson menginstruksikan para pemainnya untuk tampil lepas tanpa beban di Emirates Stadium. Jackson memandang pertandingan berat melawan calon juara ini sebagai panggung ideal bagi para pemain muda untuk unjuk gigi.
"What we can do is make sure, like we did against Villa last week, that we're still taking this competition really seriously. The outcome is already decided in everyone else's eyes, but we've got to go there with some belief, have a go and thrive in that environment." ujar Mike Jackson, Pelatih Interim Burnley.