Arsenal memastikan langkah ke final Liga Champions setelah menumbangkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 pada laga leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat tim asuhan Diego Simeone tersingkir dengan agregat 1-2.
Kemenangan klub asal London tersebut ditentukan melalui gol tunggal yang dicetak oleh Bukayo Saka menjelang berakhirnya babak pertama. Dilansir dari Detik Sport, kekalahan ini memperpanjang catatan kegagalan Atletico Madrid dalam meraih trofi bergengsi di kompetisi antarklub Eropa tersebut.
Kegagalan di semifinal ini juga memastikan Atletico Madrid mengakhiri musim 2025/2026 tanpa raihan gelar juara sama sekali. Sebelumnya, Los Colchoneros telah menelan kekalahan dalam laga final Copa del Rey yang berlangsung dua pekan lalu.
Berdasarkan data statistik pertandingan, performa Atletico Madrid di leg kedua tergolong minim ancaman dengan hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran dari delapan percobaan. Kondisi ini berbanding terbalik dengan leg pertama saat mereka mampu mendominasi penguasaan bola hingga 51 persen.
Pelatih Diego Simeone menyatakan penyesalannya atas hasil imbang 1-1 yang diraih pada pertemuan pertama di kandang sendiri. Menurutnya, kegagalan memanfaatkan peluang di Madrid menjadi faktor kunci yang menghambat langkah timnya menuju partai puncak.
"Di leg pertama, kami seharusnya bisa menang di babak kedua, tapi kami membuang banyak peluang," ujar Simeone, pelatih Atletico Madrid.
Simeone juga menyoroti adanya peningkatan performa dari segi penyerangan meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Ia menilai efektivitas di depan gawang menjadi pembeda utama dalam laga krusial tersebut.
"Kami tampil baik dalam bertahan di babak pertama, tapi kami tidak bagus saat menyerang - tapi kami membaik di sektor itu. Kami punya banyak peluang, seharusnya itu bisa menguntungkan kami, tapi ternyata tidak," ujar Simeone, pelatih Atletico Madrid.
Kekalahan ini menambah daftar kegagalan Atletico Madrid di ajang Liga Champions setelah sebelumnya sempat mencapai babak final pada tahun 2014 dan 2016. Skuad asuhan Simeone kini harus fokus mempersiapkan diri untuk kompetisi musim depan guna mengakhiri puasa gelar mereka.