Pertandingan puncak Liga Champions 2025/2026 mempertemukan Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG) di Puskas Arena, Budapest. Laga ini menjadi momentum besar bagi kedua tim untuk mengukir sejarah baru di kompetisi tertinggi antarklub Eropa.
Seperti dikutip dari Medcom, Arsenal mengincar trofi Liga Champions pertama mereka sepanjang sejarah klub. Di sisi lain, PSG melangkah ke partai final dengan modal mengesankan lewat catatan 11 pertandingan tanpa kekalahan di fase gugur.
Pertemuan ini sekaligus menandai sejarah baru dalam sepak bola Eropa. Laga di Budapest tersebut menjadi final kompetisi antarklub Eropa pertama yang mempertemukan wakil asal Inggris dan Prancis.
Kelolosan Arsenal ke babak final musim ini memecahkan rekor internal klub. Pertandingan di Puskas Arena menjadi laga ke-63 Arsenal pada musim 2025/2026, jumlah terbanyak dibandingkan klub lain dari lima liga top Eropa.
Catatan ini menjadi yang tertinggi bagi klub dalam 46 tahun terakhir. Arsenal belum pernah bermain sebanyak ini dalam satu musim sejak musim 1979/1980, yang kala itu mencapai rekor 70 pertandingan.
Selain jumlah laga, performa Arsenal juga mendekati rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim Liga Champions. Arsenal saat ini mengoleksi 11 kemenangan, tepat di bawah Real Madrid yang mencatatkan 12 kemenangan pada musim 2001/2002.
Klub London Utara tersebut juga dibayangi catatan panjang di kompetisi Eropa. Arsenal tercatat telah memainkan 225 pertandingan di ajang Piala Eropa dan Liga Champions tanpa sekalipun mengangkat trofi juara.
Ketajaman Lini Depan PSG dan Dominasi Atas Klub Inggris
PSG datang ke final dengan produktivitas gol yang mengintimidasi lini pertahanan lawan. Klub raksasa Prancis ini telah mengemas 44 gol di sepanjang kompetisi musim ini.
Jumlah gol tersebut menjadi yang terbanyak kedua dalam sejarah satu edisi turnamen. Rekor tertinggi masih dipegang oleh Barcelona yang mencetak 45 gol pada musim 1999/2000.
Selain ketajaman lini serang, PSG juga didukung rekor apik saat menghadapi tim-tim dari Inggris. Les Parisiens sukses menyapu bersih kemenangan dalam lima duel beruntun terakhir melawan klub Inggris di fase gugur Liga Champions.
Manchester City menjadi tim Inggris terakhir yang mampu menyingkirkan PSG, tepatnya pada babak semifinal musim 2020/2021. Dalam dua musim terakhir, intensitas pertemuan PSG dengan wakil Inggris sangat tinggi, mencakup 13 dari 24 laga yang mereka jalani.