Arsenal Tekuk Burnley Guna Dekati Gelar Juara Liga Inggris

Arsenal Tekuk Burnley Guna Dekati Gelar Juara Liga Inggris

Arsenal semakin dekat dengan gelar juara Liga Inggris usai menaklukkan Burnley dengan skor 1-0 di Stadion Emirates pada Selasa (18/5/2026). Kemenangan krusial dalam laga pekan ke-37 ini diraih berkat gol tunggal sundulan Kai Havertz memanfaatkan sepak pojok Bukayo Saka.

Hasil pertandingan ini membuat Arsenal kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 82 poin dari 37 laga, sebagaimana dilansir dari Bola. Tim asuhan Mikel Arteta tersebut kini unggul lima angka atas Manchester City yang berada di posisi kedua klasemen.

Kemenangan tipis tersebut memberikan kepuasan tersendiri bagi sang manajer karena armada London Utara kembali mencatatkan performa impresif tanpa kebobolan sepanjang pertandingan. Catatan nirbobol ini menjadi raihan clean sheet ke-32 bagi Arsenal di semua kompetisi sepanjang musim 2025-2026.

Keberhasilan menjaga kesucian gawang menempatkan The Gunners sebagai tim yang paling sering membukukan catatan tanpa kebobolan di lima liga besar Eropa. Berdasarkan statistik jalannya laga, dominasi tuan rumah terlihat dari total 13 tembakan yang dilepaskan dengan tiga di antaranya tepat sasaran.

Sebaliknya, barisan pertahanan The Gunners tampil solid dan tidak membiarkan Burnley melepaskan satu pun tembakan tepat ke arah gawang sepanjang laga. Mikel Arteta memberikan apresiasi tinggi terhadap performa keseluruhan dan hasil akhir yang didapatkan oleh anak asuhnya tersebut.

"Iya benar-benar senang dengan performa tim dan hasilnya," tutur pelatih Arsenal, Mikel Arteta.

Arsitek taktik asal Spanyol tersebut menilai anak asuhannya mampu memperagakan salah satu permainan terbaik mereka pada paruh pertama pertandingan. Namun, ia juga mengakui bahwa efisiensi dalam bertahan menjadi kunci penting untuk mengamankan poin penuh dalam laga ketat ini.

"Pada babak pertama saya pikir kami memainkan beberapa sepak bola terbaik yang kami tampilkan musim ini," kata Arteta usai laga melawan Burnley, dilansir dari BBC.

Arteta menyayangkan kegagalan timnya untuk memperlebar keunggulan meskipun memiliki beberapa peluang matang di lini depan. Kendati demikian, kemampuan skuadnya untuk melewati tekanan di fase kritis pertandingan membuktikan mentalitas kuat yang sudah terbangun sepanjang musim.

"Margin kemenangan seharusnya bisa lebih besar, tetapi kami belum mencapainya, dan kami telah menunjukkan apa yang kami tunjukkan sepanjang musim bahwa ketika kami perlu bertahan dan melewati pertandingan, kami bisa melakukannya dengan cara yang efisien," ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

Mantan asisten pelatih Manchester City itu juga memuji daya juang yang ditunjukkan oleh kubu tim tamu sepanjang pertandingan bergulir. Menurutnya, kegagalan menambah keunggulan tidak lepas dari perlawanan sengit yang diberikan oleh Burnley yang tampil tanpa menyerah.

"Kami kurang beruntung karena tidak mencetak gol kedua atau ketiga. Kami menghadapi lawan yang tangguh." ucap Arteta.

Ia menambahkan bahwa atmosfer kompetisi di kasta tertinggi sepak bola Inggris selalu menyajikan tantangan berat di setiap pertandingan. Semangat pantang menyerah dari lawan dinilai menjadi potret nyata dari ketatnya persaingan memperebutkan poin di liga ini.

"Lihat semangat yang mereka miliki bahkan hari ini untuk mencoba mendapatkan sesuatu dari pertandingan. Liga ini sangat berat," ucap Arteta.

Kini fokus Arsenal sepenuhnya beralih pada perkembangan hasil pertandingan yang diraih oleh sang rival terdekat di papan klasemen. Pelatih berusia 44 tahun tersebut mengaku sangat puas karena timnya sudah menyelesaikan kewajiban untuk mendulang poin penuh di kandang sendiri.

"Saya sangat senang malam ini. Kami telah melakukan tugas kami, apa yang ada di tangan kami. Kami harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi besok dan kemudian waktunya bersiap untuk pertandingan melawan Palace," tutur Arteta.

Gelar juara kompetisi musim ini bisa dipastikan jatuh ke tangan Arsenal jika Manchester City menelan kekalahan saat bertandang ke markas Bournemouth pada Rabu dini hari. Menanggapi situasi tersebut, Arteta menyatakan akan tetap memantau jalannya laga krusial sang rival sembari mematangkan taktik tim.

"Saya akan menontonnya besok," kata Arteta merespons soal apakah dirinya akan memantau laga Bournemouth vs Man City.

Apabila Manchester City berhasil memetik kemenangan di Stadion Vitality, maka penentuan takhta juara akan berlanjut hingga pekan terakhir liga. Arsenal dijadwalkan melakoni laga pamungkas di markas Crystal Palace, sementara Manchester City akan menjamu Aston Villa di Stadion Etihad pada Minggu (24/5/2026).

"Besok kami mulai mempersiapkan Palace dan kami pasti akan menontonnya. Tinggal satu pertandingan lagi," ucap Arteta menambahkan.

Artikel terkait