Arsenal berhasil mendekati gelar juara Premier League setelah menundukkan Burnley dengan skor 1-0 pada laga pekan ke-37 Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Emirates, London, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. Hasil krusial ini diraih lewat gol tunggal yang dicetak oleh penyerang Kai Havertz.
Poin penuh dari laga tersebut membuat klub berjuluk Meriam London kini mengoleksi 82 poin, sebagaimana dilansir dari Bola. Tim asuhan Mikel Arteta tersebut memperlebar jarak dengan keunggulan lima angka dari pesaing terdekat mereka, Manchester City, yang berada di peringkat kedua klasemen sementara.
Kemenangan tipis ini dipastikan melalui sundulan keras Kai Havertz yang menggetarkan jala gawang Burnley pada menit ke-37. Berkat tambahan tiga poin ini, Arsenal kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi pada pertandingan pekan terakhir melawan Crystal Palace hari Minggu mendatang untuk mengunci trofi.
Kendati demikian, kepastian gelar juara bahkan bisa terkunci lebih awal bagi Arsenal sebelum laga pamungkas tersebut digelar. Skenario itu dapat terwujud apabila Manchester City dipastikan kalah atau bermain imbang saat dijamu Bournemouth di Stadion Vitality pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Seusai peluit panjang dibunyikan, manajer Mikel Arteta langsung mengumpulkan seluruh anak asuhnya di tengah lapangan Stadion Emirates. Di hadapan para pendukung setianya, ia menyampaikan pidato khusus untuk meminta dukungan penuh menjelang dua laga krusial di Selhurst Park dan Budapest.
Selain ambisi domestik, Arsenal memang berpeluang mengawinkan gelar dengan trofi Liga Champions Eropa musim ini. Meriam London dijadwalkan bakal melakoni partai final kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut melawan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), di Budapest pada Sabtu (30/4/2026).
"Saya ingin berjumpa dengan Anda segera di Selhurst Park, dan tentu saja di Budapest juga," kata Arteta.
Sebelum fokus mengalihkan perhatian ke dua pertandingan final di depan mata, Arteta juga meminta para suporter yang memadati stadion memberikan apresiasi tertinggi. Penghormatan tersebut ditujukan bagi dedikasi seluruh skuad dan jajaran staf kepelatihan Arsenal yang telah berjuang keras sepanjang musim.
"Tapi sebelum saya mengakhiri, silahkan, kepada tokoh utama, kepada kumpulan pemain dan staf yang luar biasa, yang telah bekerja sangat keras. Beri tepuk tangan semuanya," kata Arteta.
Terkait jalannya pertandingan, sang manajer mengaku sangat puas terhadap performa anak asuhnya meski timnya hanya mampu menang tipis atas tim tamu yang berada di zona degradasi. Arteta menilai dominasi permainan Arsenal sebenarnya layak membuahkan keunggulan gol yang jauh lebih besar.
“Saya benar-benar senang dengan performa tim dan hasilnya," tutur Arteta.
"Margin kemenangan seharusnya bisa lebih besar, tetapi kami belum mencapainya, dan kami telah menunjukkan apa yang kami tunjukkan sepanjang musim bahwa ketika kami perlu bertahan dan melewati pertandingan, kami bisa melakukannya dengan cara yang efisien."
Juru taktik asal Spanyol tersebut kini memilih memantau hasil laga terdekat sang rival utama sebelum menyusun strategi akhir. Skuad Meriam London akan menunggu hasil pertandingan Bournemouth melawan Manchester City sebelum melakukan persiapan penuh untuk melawat ke markas Crystal Palace.
“Saya sangat senang malam ini. Kami telah melakukan tugas kami, apa yang ada di tangan kami. Kami harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi besok dan kemudian waktunya bersiap untuk pertandingan melawan Palace," tutur Arteta.