Seorang asisten rumah tangga bernama Nur melarikan diri dari kediaman majikannya, Erin Taulany, di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6/2026). Aksi melompati pagar rumah tersebut dilakukan akibat desakan pihak keluarga yang khawatir Nur terseret dalam kasus hukum antara Erin dan mantan asistennya yang lain, Hera.
Peristiwa ini menghambat proses penyidikan karena Nur merupakan saksi kunci yang dijadwalkan memberikan keterangan untuk membela pihak Erin, seperti dilansir dari Suara. Nur sebelumnya sempat memberikan pembelaan di media dengan membantah tuduhan penganiayaan yang dilayangkan oleh Hera terhadap mantan istri Andre Taulany tersebut.
Pihak hukum Erin menyatakan bahwa keputusan mendadak dari pekerja yang baru satu bulan bekerja tersebut sangat merugikan posisi klien mereka dalam menghadapi proses pembuktian hukum.
"Dia tidak mau memberikan keterangan. Itu kan bisa merugikan kami, karena keterangan saksi ini kan menjadi poin-poin dalam penyidikan maupun lidik," kata pengacara Erin Taulany, Misyal B Achmad.
Menurut penjelasan Erin Taulany, kepergian Nur didorong oleh tekanan dari pihak keluarga. Erin menyatakan telah memberikan izin pulang, namun meminta sang ART untuk bersabar menunggu pekerja pengganti dari pihak penyalur.
"Mungkin dia ada tekanan dari keluarga, suruh pulang-pulang, enggak ngerti. Padahal maksudnya sudah baik-baik aja kerja di rumah, gitu," kata Erin Taulany.
Permintaan untuk memulangkan Nur juga sempat disampaikan oleh suami sang ART melalui komunikasi dengan pihak agen penyalur. Pihak keluarga beralasan bahwa orang tua Nur sedang dalam kondisi sakit di kampung halaman.
"Suaminya komunikasi sama penyalur, minta dia pulang. Katanya orangtuanya sakit," kata Erin Taulany.
Lantaran tidak langsung mendapatkan izin untuk segera keluar dari rumah sebelum karyawan baru datang, Nur akhirnya memilih jalan pintas. Ia nekat memanjat dan melompati pagar pembatas rumah demi bisa kembali ke kampung halamannya.
"Dia sampai lompat pagar katanya. Nah, saya juga itu bukan kehendak saya ya, itu kan kehendak dia," ucap Erin Taulany.
Mantan istri komedian tersebut menyayangkan tindakan nekat itu karena dianggap tidak memperlihatkan etika kerja yang baik. Erin menilai proses pengunduran diri semestinya dilakukan dengan cara dibicarakan secara baik-baik sebagaimana saat awal bekerja.
"Ini kan berarti udah perbuatan tidak menyenangkan kan, dan enggak ada etikanya dong ya kan? Masuk baik-baik, keluar harusnya bicara baik-baik," imbuh Erin Taulany.
Hingga saat kabur, Erin menegaskan telah meminta Nur untuk bersabar selama proses pencarian tenaga kerja pengganti sedang diurus oleh pihak agensi.
"Padahal saya udah bilang sama dia, sabar ya, ini penyalur kamu lagi nyariin pengganti kamu, segala macam."