Manajer Arsenal Mikel Arteta mengumumkan dukungannya untuk Bournemouth menjelang laga krusial melawan Manchester City demi mempercepat kepastian gelar juara Liga Inggris bagi skuadnya pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kemenangan tipis Arsenal dengan skor 1-0 atas Burnley berkat gol sundulan Kai Havertz di babak pertama kini membuat posisi mereka unggul lima angka di puncak klasemen sementara. Situasi tersebut menuntut Manchester City memenangkan laga tandang di Bournemouth dalam waktu 24 jam kemudian jika ingin memperpanjang persaingan gelar hingga hari terakhir.
Bournemouth sendiri tercatat belum terkalahkan sejak Januari dan berambisi mendekati Liverpool demi tiket Liga Champions, sekaligus menandai laga kandang terakhir bagi manajer Andoni Iraola yang akan hengkang akhir musim.
Ketika ditanya mengenai kesiapannya menjadi pendukung Bournemouth demi hasil menguntungkan, tanggapan diberikan oleh sang manajer Arsenal.
"The biggest ever." ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal sebagaimana dilansir hayters.com.
Manajer asal Spanyol itu menambahkan kecintaannya bagi rekan masa kecilnya, Andoni Iraola, beserta seluruh pendukung klub tersebut.
"Of Andoni (Iraola) and all the players and all the people that are supporters of Bournemouth." kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Pihaknya menyadari betul dampak krusial andai tim tuan rumah mampu menjegal langkah sang rival terdekat dalam pertandingan tersebut.
"I think we all are because we know what that means if tomorrow they get a result for us." tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Mengenai keputusannya memilih Kai Havertz sebagai starter ketimbang Viktor Gyokeres, keputusannya didasari oleh dampak besar sang pemain yang sempat absen lama akibat badai cedera musim ini bersama pilar penting lainnya.
"I think we forget the amount of players that we have missed for a long, long period this season that are exceptional." ucap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Pencapaian posisi puncak saat ini dinilai menjadi bukti ketangguhan mentalitas anak asuhnya melewati berbagai rintangan berat sepanjang kompetisi.
"That’s the merit I think of this team, that regardless of that, look where we are. We are one game away from winning the Premier League with everything that we’ve been through and that shows how strong the mindset and the team is." tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Pemilihan strategi penyerangan sejak menit awal pun dinilai berjalan sesuai rencana melihat cara bertahan yang diterapkan oleh Burnley.
"I had a feeling that he had to start and in the way that they set up I think he could be really difficult to handle and he’s shown that." ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Terkait rencana menyaksikan pertandingan penentu tersebut, dirinya mengaku belum bisa memastikan durasi waktu yang akan dihabiskan di depan layar kaca.
"I don't know how long I'm going to watch it." kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal dilansir dari uk.sports.yahoo.com.
Meskipun demikian, ia memastikan akan tetap memantau jalannya laga penting tersebut dari kediamannya.
"I will be there in front of the TV. But I don't know how much I'm going to be able to watch, I think that's the reality." ucap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Dirinya juga menegaskan tidak memiliki rencana khusus untuk mengadakan acara nonton bersama dengan jajaran staf kepelatihan maupun para pemain Arsenal.
"I haven't planned to do that." tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Fokus utamanya malam itu adalah menghabiskan waktu luang bersama dengan keluarga besarnya saja.
"I'm planning to watch it with my family and again I don't know for how long." ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Mengenai spekulasi pengiriman pesan khusus kepada Andoni Iraola sebelum laga dimulai, dirinya menganggap hal tersebut sama sekali tidak diperlukan.
"I don't think it's needed." kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Transformasi permainan yang dibawa Iraola bagi Bournemouth dinilai sudah menjadi motivasi besar tersendiri bagi skuad lawan.
"What he's done in that football club, the transformation, and what they are playing for, I don't think they need anything else." ucap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Kerja keras Burnley yang sudah dipastikan terdegradasi namun tetap tampil menyulitkan dianggapnya sebagai cerminan atmosfer sengit kompetisi ini.
"When you look at how Burnley played today, the spirit that they showed, how difficult they made it - imagine tomorrow." tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Mengenai jalannya laga kontra Burnley, ia menyayangkan kegagalan pasukannya untuk menyelesaikan perlawanan musuh lebih cepat sejak babak pertama.
"We knew it was going to be tough especially when we didn't close the game out in the first half with the chances that we have." kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal dilansir dari nbcsports.com.
Meski lini pertahanan tampil solid, dirinya mengingatkan bahwa kelengahan kecil di kompetisi kasta tertinggi dapat berakibat fatal.
"We didn't concede anything but in the Premier League, anything can get you, you never know. ... “That’s one of the abilities of this team — If we’re not able to make two or three goals, we certainly can make it difficult for opponents to score."" ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Kualitas permainan lawan yang dilatih oleh pelatih berkualitas dinilai tetap menyajikan tontonan menarik yang kompetitif.
"It’s never going to be easy especially with the quality this Premier League has. Burnley are going to be relegated but they are a top team with a good coach. That’s the beauty of this league."" ucap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Menanggapi insiden Kai Havertz yang terhindar dari kartu merah, ia menegaskan bahwa keberuntungan timnya berjalan adil sepanjang musim.
"Look at every action this season and we’re not going to get anything we don't deserve."" kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Saat didesak kembali mengenai antusiasmenya menyaksikan laga sang rival, ia memilih untuk menikmati momen kemenangan malam itu terlebih dahulu.
"I don't know yet. I just want to enjoy tonight. Tomorrow we’ll see."" tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Fokus penuh skuadnya kini diarahkan untuk mempersiapkan kondisi fisik serta taktik menjelang laga pamungkas melawan Crystal Palace.
"What we have to do is prepare them for Crystal Palace in the best possible way."" ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Mengenai rumor kepergian Pep Guardiola dari kursi kepelatihan Manchester City, ia enggan berkomentar lebih jauh sebelum ada keputusan resmi.
"Once he makes that decision, then we can talk about it. But no one should talk about it until then."" ucap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.