Lagu Ekspektasi Milik Aruma Tembus 30 Juta Aliran di Spotify

Lagu Ekspektasi Milik Aruma Tembus 30 Juta Aliran di Spotify

Penyanyi muda Aruma mencatatkan prestasi baru melalui kolaborasinya dengan Raim Laode dalam lagu berjudul Ekspektasi yang berhasil menembus angka 30,1 juta aliran di platform musik Spotify. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan karier musiknya di industri hiburan tanah air.

Kesuksesan ini dilansir dari Detikcom, yang mencatatkan pertumbuhan signifikan jumlah pendengar lagu tersebut sejak pertama kali dirilis. Aruma mengakui sempat merasa tidak percaya dan berulang kali memastikan kebenaran data statistik yang muncul pada akun pemantau musiknya.

"Jujur, aku sampai nge-refresh berkali-kali karena nggak percaya. 30 juta? Itu angka yang bahkan nggak pernah aku bayangkan waktu pertama kali masuk studio rekaman. Aku ingat waktu Muak mulai didengar banyak orang, aku sudah merasa overwhelmed banget - dan sekarang Ekspektasi menyusul dengan pencapaian yang luar biasa kayak gini," ujar Aruma dalam siaran persnya.

Penyanyi pendatang baru ini menyatakan bahwa perasaannya bercampur aduk antara rasa tidak percaya, haru, dan syukur atas apresiasi publik. Baginya, angka tersebut merupakan representasi dari kedekatan emosional pendengar terhadap karya yang ia bawakan.

"Rasanya campur aduk, antara nggak percaya, terharu, dan yang paling dominan adalah rasa syukur. Ini bukan cuma tentang aku - ini tentang semua orang yang mau meluangkan waktu buat dengerin dan ngerasain lagu ini bareng," kata Aruma.

Kekuatan narasi lagu Ekspektasi dinilai terletak pada kejujuran liriknya yang mengangkat tema hubungan romantis tanpa dibuat-buat. Hal ini dianggap menjadi alasan utama mengapa pendengar merasa memiliki keterikatan personal dengan lagu tersebut.

"Mungkin karena lagu ini nggak berpura-pura. Ekspektasi yang terlalu tinggi dalam hubungan - itu pengalaman yang hampir semua orang pernah rasakan, tapi jarang diungkap dengan jujur. Aku pikir ketika pendengar merasa 'eh ini gue banget', di situulah lagu punya alasan untuk terus diputar," lanjut Aruma.

Aruma menambahkan bahwa kehadiran Raim Laode memberikan dimensi baru dalam penyampaian cerita melalui warna suara yang khas. Kolaborasi ini menghasilkan dua perspektif yang berbeda namun tetap selaras dalam satu narasi musik.

"Ditambah kehadiran Kak Raim yang suaranya punya warna tersendiri - dua sudut pandang dalam satu lagu membuat ceritanya jadi lebih utuh. Aku nggak mau mengklaim ini karena kehebatan kami - lebih ke... lagu ini kebetulan datang di waktu yang tepat untuk banyak orang," kata Aruma.

Perubahan struktur lagu terjadi saat proses kreatif berlangsung, di mana awalnya hanya fokus pada sudut pandang perempuan. Masuknya Raim Laode membawa dinamika baru yang memperkaya isi pesan dalam lirik lagu tersebut.

"Yang paling berkesan itu pas bikin, pas aku dapetin lirik dari Bang Raim. Awalnya lagunya cuma POV ceweknya doang, terus pas Bang Raim kasih POV cowoknya tuh jadi sesuatu yang baru dan berbeda dari lagu sebelumnya. Jadi kayak bagaimana rasanya wanita berekspektasi, lalu dibalas dengan laki-laki yang juga berusaha untuk realistis," jelas Aruma.

Aruma mengungkapkan bahwa karakter pribadinya sebagai seorang Virgo yang perfeksionis sangat memengaruhi cara pandangnya terhadap ekspektasi. Ia kini belajar untuk lebih menerima realitas dan kekurangan dalam hubungan dengan orang-orang terdekatnya.

"Kalau masalah personalnya mungkin sangat-sangat dekat dengan kehidupan aku, karena sebagai Virgo yang perfectionist yang ingin semuanya berjalan dengan lancar dan baik pasti punya ekspektasi yang besar terhadap banyak hal. Jadi ya, aku berusaha untuk menerima juga kekurangan-kekurangan yang ada di orang-orang terdekat aku, even kalau aku lagi ada relationship sama orang," tutup Aruma.

Artikel terkait

Rekomendasi