Otoritas imigrasi Amerika Serikat melarang masuknya wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan. Keputusan sepihak dari tuan rumah ini diambil menjelang dimulainya turnamen akbar tersebut, seperti dikutip dari Suara.
Lembaga Bea Cukai dan Imigrasi setempat menyatakan bahwa Omar Abdulkadir Artan tidak dapat diterima masuk. Penolakan tersebut didasarkan pada kekhawatiran yang muncul selama proses pemeriksaan keamanan serta verifikasi data.
Wasit terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) itu dilaporkan mendarat di Bandara Internasional Miami pada hari Sabtu. Dirinya terbang dari Istanbul sebelum akhirnya menjalani proses pemeriksaan tambahan oleh petugas.
Terkait permasalahan ini, juru bicara federasi sepak bola internasional memberikan penjelasan resmi mengenai wewenang imigrasi.
"FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Bapak Artan tidak akan diubah saat ini," kata juru bicara tersebut.
Pihak federasi juga menambahkan bahwa keputusan akhir mengenai izin masuk sepenuhnya berada di tangan otoritas negara penyelenggara.
"Sesuai dengan acara FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negara mereka," ujar juru bicara tersebut.
Somalia sendiri termasuk dalam daftar 39 negara yang terkena perintah eksekutif pembatasan perjalanan oleh Presiden Trump. Kebijakan yang ditandatangani tahun lalu tersebut membatasi warga asing dengan alasan keamanan nasional.
Meskipun terdapat pengecualian bagi atlet dan staf Piala Dunia, petugas imigrasi Amerika Serikat tetap memiliki wewenang luas. Mereka berhak menentukan izin masuk setiap individu berdasarkan evaluasi kasus per kasus.
Keputusan penolakan ini memicu reaksi keras dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia melalui penasihat senior mereka, Ciise Aden Abshir. Mantan kapten tim nasional Somalia tersebut mengecam keras tindakan otoritas Amerika Serikat.
"Artan adalah salah satu wasit yang paling dihormati di Afrika dan pantas mendapatkan dukungan dari seluruh komunitas sepak bola. Keputusan tersebut merusak komitmen sepak bola terhadap keadilan, prestasi, dan semangat fair play," tegas Ciise Aden Abshir.
Omar Abdulkadir Artan memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin laga internasional, termasuk Piala Afrika. Bahkan, dirinya baru saja dinobatkan sebagai wasit pria terbaik tahun lalu oleh CAF.
Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen sepak bola terbesar di dunia ini dijadwalkan memulai sepak mula pada hari Kamis di Mexico City.