Penyanyi Ashanty memutuskan untuk menunda tindakan operasi medis demi keberangkatannya ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Penundaan prosedur bedah tersebut dilakukan di tengah kondisi kesehatan sang artis yang cukup mengkhawatirkan akibat menderita penyakit sinus kronis, seperti dilansir dari Detik Hot pada Jumat (15/6/2026).
Rekomendasi dari pemeriksaan medis terbaru sebenarnya mengharuskan istri Anang Hermansyah ini segera menjalani operasi akibat penumpukan cairan di area tengkorak wajah. Kendati demikian, penanganan medis tersebut sengaja ditunda agar proses pelaksanaan ibadah haji yang telah lama dinantikannya dapat berjalan dengan khusyuk.
"Kemarin habis periksa ke dokter, diharuskan untuk operasi secepatnya. Tapi aku bilang, 'Dok, saya mau naik haji'. Nah takutnya kalau naik haji itu nanti ada infeksi atau apa kalau operasi dulu. Jadi sama dokter dikasih obat buat satu bulan setengah ini," kata Ashanty saat ditemui di kediamannya di kawasan Cinere, Depok, Jumat (15/6/2026).
Penyakit sinusitis kronis yang diidapnya memicu rasa nyeri yang luar biasa pada area kepala, terutama ketika Ashanty melakukan gerakan sujud saat salat. Selain rasa sakit saat beribadah, ia juga kehilangan indra penciuman secara berkala serta mengkhawatirkan dampak tekanan udara di dalam pesawat selama penerbangan jarak jauh.
"Hari ini aku bisa nyium, besok hilang. Terus yang paling masih sekarang sampai sekarang sakit tuh pas sujud. Setiap kali aku sujud, makanya kadang-kadang aku kalau salat aku bilang mau salat susah, aku sakit banget kalau sujud," tutur Ashanty.
Kondisi penumpukan cairan yang parah di area wajah sempat membuat tim medis terkejut dengan daya tahan tubuh yang ditunjukkan oleh sang penyanyi dalam aktivitas sehari-hari.
"Kemarin sudah di-scan semuanya memang kondisinya sudah airnya sudah numpuk banget di tengkorak wajah gitu. Jadi makanya dokter bilang 'kamu bisa hidup kayak gini setiap hari saya amaze' dia bilang," terang Ashanty.
Sebagai langkah antisipasi selama berada di Tanah Suci, Ashanty membawa perbekalan obat-obatan yang lengkap demi mencegah kekambuhan gejala. Ibu sambung Aurel Hermansyah ini mengaku tidak merasa terbebani dengan kewajiban mengonsumsi banyak pil dan vitamin lantaran sudah terbiasa menghadapi gangguan kesehatan yang lebih berat pada masa lalu.
"Ya sesak napas setiap malam. Makanya kalau enggak minum obat ya sesak," pungkas Ashanty.