Klub Inggris Aston Villa berhasil menjuarai kompetisi Liga Europa setelah menumbangkan Freiburg dengan skor 3-0 dalam pertandingan final di Tupras Stadyumu pada Kamis (21/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan telak tersebut, seperti dilansir dari Detik Sport, sekaligus mengakhiri penantian trofi kompetisi Eropa bagi tim berjuluk The Villans tersebut selama 44 tahun terakhir.
Youri Tielemans dan Emiliano Buendia membawa Aston Villa unggul di babak pertama, sebelum akhirnya Morgan Rogers memantapkan kemenangan lewat golnya pada babak kedua.
Keberhasilan ini menjadi sejarah baru setelah mereka terakhir kali memenangi Piala Liga Inggris pada 1996, serta mengulang kejayaan tahun 1982 saat menjuarai Piala Champions bersama mantan pelatih Timnas Indonesia, Peter Withe.
Gelar juara ini sekaligus menjadi titik balik bagi klub yang prestasinya sempat mengalami pasang surut hingga pernah terdegradasi dari Premier League.
Pemain Aston Villa, Morgan Rogers mengungkapkan rasa bahagianya atas pencapaian ini setelah melewati perjuangan keras di lapangan.
"Kami bekerja keras untuk ini. Kami bisa tampil bagus dan menang. Momen membahagiakan untuk fans, klub. Kami akan tercatat dalam sejarah. Manajer bilang kepada saya untuk mencetak gol yang simpel-simpel saja dan masuk ke kotak penalti. Saya senang bisa mencetak gol. Saya lelah, tapi gak lelah-lelah banget. Hasilnya akhirnya sepadan," ujar Morgan Rogers seperti dikutip situs resmi UEFA.
Hingga selesainya pertandingan final di Turki tersebut, seluruh komponen klub dan pendukung Aston Villa masih merayakan keberhasilan bersejarah ini.