Klub Inggris Aston Villa berhasil meraih gelar juara kompetisi Liga Europa setelah menumbangkan wakil Jerman SC Freiburg dengan skor telak 3-0 dalam laga final di Stadion Besiktas pada Kamis (21/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan telak skuad asuhan Unai Emery tersebut dipastikan melalui gol Youri Tielemans dan Emiliano Buendia pada babak pertama, sebelum akhirnya Morgan Rogers memantapkan keunggulan di babak kedua, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Keberhasilan ini mengakhiri masa paceklik prestasi internasional bagi klub asal Birmingham tersebut setelah terakhir kali memenangi Piala Champions pada musim 1981/1982 dan Piala Super Eropa tahun 1983.
Sebelum kesuksesan di Turki ini, catatan prestasi The Villans hanya sebatas raihan trofi domestik Piala Liga Inggris pada tahun 1994 dan 1996, serta kompetisi minor Piala Intertoto pada 2002.
Performa impresif di kancah Eropa ini berjalan selaras dengan konsistensi mereka di kompetisi domestik Premier League, di mana klub saat ini menempati peringkat keempat klasemen sementara.
Pencapaian stabil di papan atas domestik selama empat musim terakhir memicu optimisme tinggi dari sang manajer untuk membawa timnya melangkah lebih jauh menghadapi persaingan klub-klub raksasa.
"Musim depan kami akan bermain di Liga Champions dan ini tantangan besar. Ada tim-tim terbaik di dunia di sana dan akan sangat menantang buat kami," kata Emery.
Mantan pelatih Sevilla tersebut juga menggarisbawahi ketatnya persaingan di kompetisi domestik Inggris yang menuntut konsistensi tinggi untuk bisa mendekati level dua tim papan atas saat ini.
"Premier League itu liga tersulit di dunia. Bisa bersaing untuk tujuh, lima, empat teratas itu sulit banget. Semoga kami bisa dekat dengan City dan Arsenal," ujar Emery.
Sang manajer menambahkan bahwa status awal timnya bukanlah merupakan kandidat penghuni papan atas yang selama ini didominasi oleh enam klub besar tradisional ditambah kekuatan baru Newcastle United.
"Ini tantangan besar buat kami di Premier League. Kenapa? Di awal kami bukanlah penantang untuk tujuh teratas. Ada tujuh tim top. Tim-tim Big Six dan Newcastle adalah yang ketujuh. Kami berusaha masuk ke sana, mencoba konsisten. Kini kami mencapainya," kata Emery.