Aston Villa berhasil merengkuh trofi Liga Europa setelah menumbangkan Freiburg dengan skor telak 3-0 pada pertandingan final yang berlangsung di Besiktas Park, Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan meyakinkan di Turki ini menjadi momen bersejarah bagi The Villans karena merupakan gelar juara pertama mereka dalam sejarah kompetisi Liga Europa, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Keberhasilan ini juga mempertegas status manajer Aston Villa, Unai Emery, yang menegaskan dirinya sebagai 'raja' Liga Europa setelah kembali memenangi kompetisi kasta kedua antarklub Eropa tersebut.
"raja" kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Prestasi terbaru di Istanbul ini menggenapkan koleksi trofi Liga Europa milik juru taktik berkebangsaan Spanyol tersebut menjadi lima buah sepanjang karier kepelatihannya.
Sebelum membawa Aston Villa berjaya, Emery tercatat pernah meraih tiga gelar beruntun bersama Sevilla pada musim 2013/14, 2014/15, serta 2015/26, lalu melanjutkannya bersama Villarreal pada musim 2020/21.
Koleksi lima gelar tersebut menempatkan Emery sebagai pelatih paling sukses sepanjang sejarah turnamen ini, menyamai dominasi Carlo Ancelotti yang mengoleksi lima trofi di ajang Liga Champions.
Rekor tersebut sekaligus memasukkan nama Emery ke dalam jajaran elite pelatih legendaris seperti Carlo Ancelotti, Jose Mourinho, dan Giovanni Trapattoni yang sukses memenangi laga final kompetisi Eropa sebanyak lima kali.
Bagi klub Aston Villa sendiri, trofi Liga Europa ini merupakan gelar tingkat Eropa kedua sepanjang sejarah klub berdiri setelah sebelumnya memenangi European Cup pada tahun 1982 atau 44 tahun silam.