Momen emosional perpisahan Pep Guardiola bersama Manchester City berakhir pahit setelah timnya menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa pada pekan pamungkas Liga Inggris Premier League 2025/2026 di Stadion Etihad.
Seperti dilansir dari Medcom, hasil minus ini membuat Manchester City harus puas finis sebagai runner-up Premier League musim ini dengan raihan 78 poin di bawah Arsenal yang keluar sebagai juara.
Sebaliknya, kemenangan berharga tersebut sukses mengamankan posisi empat besar bagi Aston Villa sekaligus menyegel tiket menuju kompetisi Liga Champions musim depan.
Tampil di depan publik sendiri, Manchester City langsung memperagakan permainan agresif demi memberikan kado perpisahan manis bagi Pep Guardiola yang telah menakhodai klub selama satu dekade.
The Citizens membuka keunggulan terlebih dahulu melalui aksi Antoine Semenyo yang menyambar bola sepak pojok di tiang dekat dengan sepakan voli keras ke gawang lawan.
Setelah memimpin, tuan rumah terus mendominasi penguasaan bola dan mengendalikan ritme pertandingan sepanjang paruh pertama meski Aston Villa sempat menebar ancaman lewat serangan balik cepat.
Kebangkitan Aston Villa Selepas Jeda
Peta persaingan berubah drastis memasuki babak kedua setelah Aston Villa tampil lebih menekan dan langsung menyamakan kedudukan lewat gol Ollie Watkins pada menit ke-47.
Ollie Watkins berhasil memanfaatkan sapuan kurang sempurna dari bek John Stones sebelum akhirnya menaklukkan penjaga gawang James Trafford.
Situasi tersebut mengubah momentum laga secara signifikan karena skuad asuhan Unai Emery menjadi lebih percaya diri, sementara City mulai kehilangan ritme permainan terbaik mereka.
Penghormatan Bernardo Silva dan Gol Kemenangan Watkins
Suasana haru menyelimuti stadion saat Pep Guardiola menarik keluar Bernardo Silva yang mengenakan ban kapten untuk menerima guard of honour dari rekan-rekannya di pinggir lapangan.
Namun, Aston Villa justru berbalik unggul pada menit ke-61 setelah Ollie Watkins mencetak gol keduanya memanfaatkan posisi onside yang disahkan melalui peninjauan VAR.
Manchester City sempat mencetak gol penyeimbang melalui Phil Foden pada masa injury time, tetapi dianulir wasit karena sang pemain terperangkap posisi offside.
Kekalahan ini resmi menutup era kepelatihan Pep Guardiola di Etihad Stadium, yang tetap meninggalkan warisan besar berupa deretan trofi sukses sepanjang satu dekade kepemimpinannya.