Asus resmi kembali meramaikan pasar tablet Android setelah sempat absen selama beberapa tahun. Seperti dilaporkan Medcom, produsen teknologi ini menghadirkan Asus Pad (T3201) yang mengunggulkan aspek layar, daya tahan baterai, serta portabilitas tinggi.
Perangkat teranyar ini diposisikan sebagai media produktivitas sekaligus hiburan harian. Guna menunjang fleksibilitas pengguna, Asus menyematkan ekosistem kecerdasan buatan (AI) serta sistem integrasi lintas perangkat.
Sektor visual menjadi nilai jual utama dari Asus Pad yang mengusung panel dual-layer OLED berukuran 12,2 inci. Layar dengan resolusi 2.8K (2800 x 1840 piksel) ini mengadopsi rasio 3:2 dengan refresh rate mencapai 144Hz.
Teknologi dual-layer OLED diklaim mampu mendongkrak efisiensi pemakaian daya sekaligus memperpanjang usia pakai panel. Layar ini juga mendukung cakupan warna DCI-P3 100 persen dengan tingkat kecerahan maksimal 600 nits.
Asus membenamkan sertifikasi TÜV Rheinland guna menekan emisi cahaya biru serta efek flicker pada mata. Sisi multimedia diperkuat oleh konfigurasi quad-speaker yang terintegrasi dengan teknologi Dolby Atmos.
Tablet ini dirancang ramah mobilitas dengan ketebalan bodi hanya 6,5 mm dan bobot berkisar 523 gram. Struktur fisiknya mengombinasikan chassis magnalium dengan penutup punggung berbahan fiberglass.
Performa MediaTek Dimensity 8300 dan Fitur Kecerdasan Buatan
Dapur pacu Asus Pad mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8300 dengan arsitektur fabrikasi 4 nanometer. Komponen ini bersanding dengan RAM LPDDR5X 8GB serta opsi ruang penyimpanan UFS 3.1 berkapasitas 128GB atau 256GB.
Pengguna dapat memperluas ruang penyimpanan internal melalui ketersediaan slot microSD hingga kapasitas 1TB. Sementara untuk konektivitas nirkabel, tablet ini mengadopsi jaringan WiFi 6E dan Bluetooth 5.3.
Asus Pad dibekali baterai berkapasitas 9.000mAh yang mendukung mobilitas harian. Sistem pengisian daya cepat 45W via USB-C diklaim mampu mengisi baterai hingga 50 persen dalam durasi 30 menit.
Tablet yang beroperasi dengan sistem Android 16 ini mengintegrasikan sejumlah fitur AI bawaan. Pengguna bisa memanfaatkan fitur Circle to Search dari Google serta asisten pintar Google Gemini secara langsung.
Konektivitas multidevice didukung oleh fitur GlideX untuk keperluan transfer berkas dan berbagi layar dengan PC. Perangkat ini juga kompatibel dengan aksesori opsional seperti Asus Pen 2.0 dan keyboard Bluetooth.
Spesifikasi lain mencakup kamera belakang 13MP, kamera depan 5MP, serta port USB-C dengan standar DisplayPort 1.4 dan Power Delivery 3.0. Hingga saat ini, pihak Asus belum mengungkap informasi harga resmi dan tanggal ketersediaan produk.