Klub Liga Italia Atalanta menyepakati penjualan gelandang bertahan asal Brasil, Ederson, ke klub Liga Inggris Manchester United dengan nilai total transfer mencapai 45 juta euro termasuk bonus pada Juni 2026.
Kesepakatan pelepasan Ederson dilaporkan oleh jurnalis Fabrizio Romano melalui saluran WhatsApp miliknya, di mana proses tes medis serta penandatanganan kontrak sang pemain dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.
Langkah transfer ini mencatatkan nama Ederson sebagai pemain ketiga yang dibeli Manchester United dari Atalanta dalam lima tahun terakhir, menyusul Amad Diallo pada Januari 2021 dan Rasmus Højlund pada musim panas 2023.
Berdasarkan catatan laporan keuangan klub yang dilansir Bergamonews, penjualan Ederson menghasilkan keuntungan bersih atau nilai surplus bagi Atalanta sekitar 40 million euro setelah sebelumnya dibeli dari Salernitana seharga 23 juta euro.
Kehilangan Ederson memicu perombakan total di lini tengah Atalanta, setelah klub sebelumnya juga melepas Brescianini ke Fiorentina seharga 10 juta euro dan tidak mengaktifkan klausul tebus untuk Musah dari AC Milan.
Direktur Olahraga baru Atalanta, Cristiano Giuntoli, bersama CEO Luca Percassi kini membidik sejumlah pemain baru berusia di bawah 26 tahun seperti Gaetano, Frattesi, Samuele Ricci, hingga Ardon Jashari.
Seluruh pergerakan transfer pemain di bursa transfer kali ini akan menyesuaikan strategi taktis formasi 4-3-3 milik pelatih baru Atalanta, Maurizio Sarri, yang menggantikan posisi Gian Piero Gasperini.
Sarri juga dijadwalkan melakukan evaluasi mendalam terhadap pemain-pemain lama yang kurang berkembang pada musim lalu seperti Raoul Bellanova, Sulemana, Lazar Samardzic, Gianluca Scamacca, hingga Daniel Maldini.