Atletico Madrid Rebut Peringkat Ketiga LaLiga dari Villarreal

Atletico Madrid Rebut Peringkat Ketiga LaLiga dari Villarreal

Atletico Madrid bersiap merebut peringkat ketiga klasemen akhir LaLiga 2025/2026 dari Villarreal dalam pertandingan pekan ke-38 di Stadion La Ceramica pada Minggu, 24 Mei 2026. Tim asuhan Diego Simeone hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi tersebut sekaligus membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 7 juta euro.

Dilansir dari laporan Marca, Atletico Madrid berhasil mengejar ketertinggalan lima poin dari Villarreal dalam tiga laga terakhir hingga kedua tim kini sama-sama mengoleksi 69 poin. Villarreal yang tidak diperkuat Comesaña dan meragukan kondisi Gerard Moreno, wajib meraih kemenangan karena kalah dalam produktivitas gol meski kedua tim memiliki selisih gol serupa sebesar +22.

Pertandingan penutup musim ini juga menjadi momen perpisahan emosional bagi penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, yang mencatatkan laga ke-805 sepanjang kariernya di Spanyol. Di kubu tuan rumah, Villarreal juga melepas kepergian Alfonso Pedraza, Dani Parejo, serta pelatih Marcelino Garcia Toral yang menjalani laga terakhir dari periode keduanya.

Manajemen Villarreal dipastikan bakal memberikan penghormatan khusus kepada sang pelatih dengan memasang keramik peringatan di Passeig Groc sebelum laga dimulai. Pertandingan pamungkas kompetisi domestik ini dipimpin oleh susunan pemain utama dari kedua tim yang dirilis oleh pihak klub masing-masing.

Pelatih Villarreal, Marcelino Garcia Toral menegaskan pentingnya laga ini terlepas dari keberhasilan timnya mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.

"Antes del partido será diferente y después también. Habrá una despedida y mucho agradecimiento. Supongo y espero una demostración de afecto y cariño de parte de la afición, como siempre me demuestran. Todo empieza y todo acaba. Aquí hemos pasado muchos años y este cuerpo técnico ha sido feliz" ujar Marcelino, Pelatih Villarreal.

Arsitek asal Asturias tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran direksi klub atas penghargaan keramik dekoratif yang diberikan di area stadion.

"Le quiero dar las gracias al presidente y a la directiva. Es inesperado, pero estaré agradecido de por vida. Es un orgullo y un honor estar ahí en el paseo, en una pieza de cerámica, con todo lo que simboliza esta industria para la ciudad" kata Marcelino, Pelatih Villarreal.

Mengenai evaluasi performa tim, Marcelino mengkritik penurunan intensitas anak asuhnya dalam beberapa laga terakhir menjelang akhir musim.

"Sabemos que será difícil, pero yo siempre quiero ganar. Soy ambicioso. Además, no me ha gustado la puesta en escena de estos últimos partidos, pero también soy compañero y analizo la situation que tenemos y pongo en una balanza todo. En una temporada tan exigente y tras haber logrado el objetivo, hay que valorarlo todo. Lo que ha quedado claro es que si no somos intensos y organizados somos un equipo menos fuerte" tutur Marcelino, Pelatih Villarreal.

Ia menambahkan bahwa memenangkan pertandingan melawan klub besar seperti Atletico Madrid merupakan target wajib demi pertumbuhan prestasi jangka panjang.

"Es un gran equipo, con un fantástico entrenador y jugadores extraordinarios. El club lleva ocho años sin ganar en casa a este rival. Si el club quiere crecer, debe intentar ganar estos partidos. El contexto es un poco diferente al de otros años, pero eso no le quita dificultad. Enfrentarse al Atlético de Madrid siempre es complicado" ucap Marcelino, Pelatih Villarreal.

Sebagai penutup, ia memberikan apresiasi khusus bagi masa depan Dani Parejo dan Alfonso Pedraza yang telah memberikan kontribusi besar bagi sejarah klub.

"Son dos jugadores especiales, que han vivido grandes momentos en el club. Alfonso vino muy jovencito y ha decidido emprender una nueva etapa, en la que le deseamos toda la suerte, y Dani es un gran futbolista y una persona muy especial para este cuerpo técnico, que deberá ponerlo todo en la balanza y decidir su futuro" pungkas Marcelino, Pelatih Villarreal.

Villarreal menurunkan starter Arnau Tenas, Mouriño, Pau Navarro, Rafa Marín, Pedraza, Pépé, Gueye, Parejo, Moleiro, Ayoze, dan Mikautadze. Sementara Atletico Madrid merespons dengan memainkan Musso, Llorente, Pubill, Hancko, Lenglet, Obed Vargas, Koke, Giuliano, Alex Baena, Lookman, dan Griezmann.

Artikel terkait

Rekomendasi