Atletico Madrid Siap Jual Julian Alvarez demi Rekonstruksi Skuad

Atletico Madrid Siap Jual Julian Alvarez demi Rekonstruksi Skuad

Atletico Madrid bersiap menjual penyerang bintang mereka, Julian Alvarez, pada bursa transfer musim panas 2026 demi mendanai rekonstruksi besar-besaran skuad asuhan Diego Simeone. Langkah ini diambil direktur Mateu Alemany setelah Atletico menyudahi musim dengan finis di peringkat keempat La Liga dan tersingkir di semifinal Liga Champions.

Kabar rencana penjualan penyerang timnas Argentina tersebut memicu ketertarikan dari sejumlah klub raksasa Eropa seperti Paris Saint-Germain, Arsenal, dan Barcelona. Manajemen Atletico Madrid dilaporkan menetapkan harga tinggi berkisar antara 100 juta hingga 150 juta euro bagi klub yang berminat meminang Alvarez.

Spekulasi kepindahan Alvarez kian memanas setelah agennya, Fernando Hidalgo, mengunggah foto di Instagram saat melintasi jalur AP-7 menuju Barcelona. Unggahan tersebut disertai pesan yang memicu rumor di kalangan pendukung klub Catalan.

"En la tierra del presidente" ujar Fernando Hidalgo, Agen Julian Alvarez dalam unggahan media sosialnya.

Meskipun belum ada negosiasi resmi, Barcelona menilai Alvarez sebagai sosok ideal untuk memimpin proyek olahraga baru di bawah pelatih Hansi Flick sekaligus menjadi penerus Robert Lewandowski. Namun, kendala finansial yang dihadapi Blaugrana membuat operasi transfer ini berjalan rumit.

Di sisi lain, dana dari penjualan penyerang yang telah mencetak 49 gol dari 106 laga bersama Atletico itu akan dialokasikan untuk mendatangkan Bernardo Silva dari Manchester City dan bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero. Penataan ulang ini mendesak dilakukan menyusul kepergian Antoine Griezmann ke kompetisi MLS.

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan tanggapan dingin terkait masa depan anak asuhnya yang terus dispekulasikan di media massa.

"Tiene la edad suficiente para saber lo que va a hacer y ya habrá tomado una decisión, imagino" kata Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.

Proses perombakan skuad Los Colchoneros kini berada di bawah kendali pemilik baru mereka, Apollo, yang menerapkan kebijakan pengeluaran berbasis pendapatan klub.

Artikel terkait

Rekomendasi