Barcelona dilaporkan tengah gencar memburu penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, untuk memperkuat lini serang musim depan sebagai suksesor Robert Lewandowski yang akan habis kontraknya.
Klub Catalan tersebut dikabarkan telah mengajukan penawaran awal sebesar 100 juta euro atau sekitar Rp1,78 triliun untuk memboyong striker asal Argentina itu.
Langkah agresif Barcelona memicu reaksi keras dari manajemen Atletico Madrid yang merasa terganggu oleh gencarnya rumor kepindahan sang pemain di publik.
Melalui akun media sosial resmi mereka, Atletico Madrid meluapkan kekesalan dengan mengunggah meme sindiran imajiner yang menampilkan Lamine Yamal mengenakan kostum Los Colchoneros.
Pihak klub mengkritik manuver Barcelona dan menganggap pemberitaan masif tersebut sebagai upaya menggiring opini publik untuk merusak stabilitas internal tim.
Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone turut memberikan respons mengenai masa depan anak asuhnya di tengah spekulasi yang terus memanas.
"Dia sudah cukup dewasa untuk tahu apa yang akan dilakukannya dan saya kira dia sudah mengambil keputusan." kata Diego Simeone, Manajer Atletico Madrid.
Atletico Madrid menegaskan bahwa penyerang berusia 26 tahun itu tidak dijual dan masih terikat kontrak hingga tahun 2030.
Sumber internal klub menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk merekrut Alvarez adalah dengan menebus klausul rilis fantastis senilai 500 juta euro secara tunai.
"Julian [Alvarez] tidak bisa dibeli dengan skema cicilan atau tambahan bonus," ujar Sumber Atletico, Pihak Internal Klub.
Pihak manajemen juga menilai bahwa agen sang pemain tidak bersalah dalam situasi ini, melainkan cara pendekatan Barcelona yang dinilai tidak etis.
"Kalau ada yang ingin merekrutnya, mereka harus membayar 500 juta euro secara tunai," lanjut Sumber Atletico, Pihak Internal Klub.
Selain Barcelona, raksasa Prancis Paris Saint-Germain dan klub Inggris Arsenal turut mengincar Alvarez untuk memperkuat skuad mereka musim depan.
Atletico Madrid sendiri lebih condong melepas sang penyerang ke luar Spanyol demi menghindari penguatan kekuatan rival domestik mereka di La Liga.
"Kalau Barcelona melakukan semuanya dengan benar, agen tidak akan berada di tengah situasi ini. Masalahnya bukan pada agen, melainkan pada cara Barcelona menangani semuanya," kata Sumber Atletico, Pihak Internal Klub.
Hingga saat ini, proses negosiasi diperkirakan akan berjalan sangat panjang mengingat Atletico Madrid mematok harga pasar minimal 150 juta euro bagi klub yang tidak menebus klausul pelepasan resmi.