Penyelenggara Academy of Motion Picture Arts and Sciences secara resmi memperkenalkan regulasi terbaru untuk penyelenggaraan Academy Awards ke-99. Perubahan kebijakan ini mencakup aspek krusial seperti kategori pemeran, penggunaan kecerdasan buatan (AI), hingga fleksibilitas bagi film internasional.
Dilansir dari Detikcom, terdapat pergeseran signifikan dalam sistem nominasi yang memungkinkan seorang aktor mendapatkan nominasi ganda pada kategori yang sama. Syarat utamanya adalah performa aktor tersebut harus masuk dalam lima besar pilihan juri melalui mekanisme suara yang ada.
Sebelum kebijakan ini berlaku, apabila dua peran dari aktor yang sama menempati posisi lima besar, hanya satu peran dengan suara tertinggi yang berhak maju. Langkah baru ini diprediksi akan mengubah strategi distribusi kategori yang selama ini sering dilakukan oleh tim produksi film.
Pihak Academy juga memberikan penegasan mengenai kualifikasi pemeran dalam ajang tersebut. Hanya peran yang sepenuhnya dimainkan oleh manusia dan tercantum secara resmi dalam kredit film yang diizinkan untuk masuk ke dalam daftar nominasi.
Mengenai integrasi kecerdasan buatan, The Academy mulai menetapkan batasan yang sangat jelas bagi para sineas. Penyelenggara memiliki otoritas untuk meminta detail mendalam terkait sejauh mana keterlibatan AI dalam proses produksi sebuah karya film.
Aturan yang lebih ketat diterapkan pada kategori penulisan, di mana naskah atau skenario wajib ditulis sepenuhnya oleh manusia tanpa campur tangan mesin. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap karya film tetap bersumber dari kreativitas murni manusia di tengah perkembangan teknologi.
Fleksibilitas bagi Sinema Internasional
Sektor film internasional turut mengalami transformasi besar, di mana kini satu negara diperbolehkan untuk diwakili oleh lebih dari satu judul film. Sistem pendaftaran juga tidak lagi diwajibkan melalui komite resmi negara masing-masing, sehingga film dapat mendaftar secara mandiri.
Film-film yang ingin mendaftar secara mandiri harus memenuhi kriteria khusus, salah satunya adalah meraih kemenangan di festival film internasional bergengsi. Beberapa ajang yang diakui di antaranya adalah Cannes Film Festival serta Sundance Film Festival.
Kebijakan ini menjadi solusi bagi film-film berkualitas yang terkendala izin atau penolakan dari otoritas negara asalnya. Selain itu, sistem penghargaan kini akan diakui atas nama film tersebut, di mana sutradara akan menerima piala sebagai representasi dari seluruh tim kreatif.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses pendaftaran utama untuk ajang Oscar ke-99 akan dimulai pada periode Agustus hingga September 2026. Tahapan seleksi lanjutan dijadwalkan berlangsung hingga awal tahun 2027 mendatang.
Adapun syarat penayangan bagi film yang ingin berkompetisi adalah wajib rilis di bioskop pada rentang waktu 1 Januari sampai 31 Desember 2026. Ketentuan ini menjadi landasan bagi para produser untuk mengatur jadwal distribusi karya mereka agar memenuhi kualifikasi Academy Awards.