Sistem babak perpanjangan waktu dipastikan berlaku pada pertandingan leg kedua playoff promosi dan degradasi Ligue 1 antara OGC Nice dan AS Saint-Etienne di Stadion Allianz Riviera, Jumat, 29 Mei 2026, demi menentukan tim yang berhak tampil di kasta tertinggi Perancis.
Regulasi tersebut berbeda dengan pertandingan pra-playoff, di mana hasil imbang pada waktu normal kini akan dilanjutkan ke babak tambahan sebelum adu penalti. Ketentuan ini dinilai memberikan keuntungan bagi OGC Nice karena memiliki kedalaman skuad yang lebih mumpuni dibandingkan tim tamu.
Di sisi lain, AS Saint-Etienne melihat potensi adu penalti sebagai peluang positif berkaca pada kesuksesan sebelumnya melawan Rodez melalui aksi kiper pelapis Brice Maubleu. Laga penentu ini sendiri digelar tanpa penonton di Allianz Riviera setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada leg pertama tiga hari lalu.
Kapten OGC Nice, Dante, memberikan pandangannya mengenai situasi krusial yang dihadapi timnya dalam menghadapi tekanan pertandingan penentu ini.
"On connait le contexte, on connait la situation, avait expliqué le capitaine des Aiglons, Dante. Maintenant, il faut trouver le bon équilibre entre la responsabilité, la tension et la pression qui font partie du foot. Il ne faut pas non plus oublier qu’il y a un côté positif : on a besoin de gagner un match à la maison pour se sauver, pour garantir le travail de beaucoup de gens au club, pour les rendre un peu plus heureux. Que l’on finisse dignes des joueurs que nous sommes, dignes pour le club, pour les supporters, pour les salariés. C’est de la bonne pression et c’est nous qui allons donner du bonheur à ces gens-là. Nous avons une chance incroyable de les rendre heureux. Il faut en profiter et mettre en œuvre la meilleure version de chaque joueur demain sur place." ujar Dante, Kapten OGC Nice.
Dilansir dari football365.fr, kondisi fisik para pemain dari kedua tim saat ini sudah mulai terkuras menjelang akhir pertandingan, sehingga faktor kedalaman bangku cadangan dan regulasi babak tambahan akan menjadi penentu krusial bagi nasib kedua klub di Ligue 1 musim depan.