Model Ayu Aulia mengklarifikasi pernyataan terkait klaim kehamilan oleh seorang pejabat berinisial Bupati R di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/5/2026). Dilansir dari Suara, Ayu menyebut pengakuan tersebut hanyalah halusinasi yang muncul saat dirinya berada di bawah pengaruh obat bius setelah menjalani operasi tumor.
Ayu Aulia mengakui bahwa meski ada peristiwa kehamilan oleh seorang pria, keterlibatan nama bupati dalam ceritanya tersebut tidaklah benar. Ia berdalih bahwa melontarkan nama pejabat merupakan sebuah kebanggaan tersendiri dalam kondisi tidak sadar.
"Ngelantur aja. Ya kan keren kalau hamil sama bupati," kata Ayu Aulia dalam konferensi pers di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).
Ayu kemudian menjelaskan bahwa unggahan di media sosial yang menyeret inisial pejabat tersebut dilakukan saat kesadarannya belum pulih sepenuhnya. Menurutnya, tindakan medis di rumah sakit mengharuskan masuknya berbagai jenis obat ke dalam tubuhnya.
"Yang jelas banyak obat yang masuk ya, dan apa lagi pada saat saya post itu, itu sehabis operasi. Itu di bawah obat bius gitu," imbuh Ayu Aulia.
Mengenai unggahan Instagram Story terkait tanggal lahir yang memicu spekulasi publik, Ayu menyatakan hal tersebut hanya sekadar interaksi santai dengan para pengikutnya. Ia menepis adanya niat serius di balik penyebutan tanggal 3 Juni tersebut.
"Itu karena seru aja menurut aku. 3 Juni berarti sebentar lagi ulang tahun. Yey! Kan gitu, seru," ucap Ayu berkelit.
Ayu juga memberikan tanggapan mengenai penyebutan nama universitas tertentu dalam unggahan sebelumnya. Ia berupaya mengalihkan pembahasan dengan menyebutkan bahwa banyak orang lain yang juga menempuh pendidikan di kampus yang sama.
"Trisakti banyak. Ada juga kawan saya di Trisakti. Banyak, enggak cuma satu orang," tuturnya memberi alasan lain.
Kuasa hukum Ayu Aulia, Herdiyan Saksono, memberikan penegasan bahwa kliennya tidak memiliki motif buruk dalam memberikan pernyataan sebelumnya. Pihak kuasa hukum menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah pemulihan kesehatan Ayu yang sedang mengidap tumor.
"Klien saya saat ini mau fokus pada proses pengobatan," ujar pengacara Ayu Aulia.
Herdiyan menambahkan bahwa seluruh narasi mengenai hubungan gelap dengan pejabat tersebut murni merupakan dampak dari kondisi mental yang terganggu akibat efek bius medis. Pihaknya berupaya agar kegaduhan di ruang publik segera berakhir.
"Klien saya tidak mau kejebak di situ karena memang terus terang itu halu," kata sang pengacara.