Model Ayu Aulia mengungkapkan pengakuan terkait hubungan asmaranya dengan seorang pejabat daerah berinisial R yang berujung pada kehamilan dan tindakan aborsi. Melalui unggahan di media sosial pada Senin, 11 Mei 2026, ia membeberkan dampak fisik berupa kehilangan rahim akibat keputusan tersebut.
Ayu Aulia menjelaskan bahwa situasi sulit saat itu membuatnya terpaksa mengambil tindakan medis yang kini sangat ia sesali. Ia mengaku merasa dalam tekanan besar ketika mengetahui dirinya sedang mengandung anak dari sang pejabat.
"Di masa lalu, saya pernah memiliki hubungan dengan seorang pejabat hingga mengandung seorang anak," curhat Ayu Aulia melalui Instagram Story.
Penjelasan tersebut dilanjutkan dengan pengakuan mengenai tindakan pengguguran kandungan yang ia lakukan di masa lalu. Ayu menyebutkan bahwa perasaan bingung menjadi faktor utama pengambilan keputusan tersebut.
"Dalam keadaan penuh tekanan, ketakutan, dan kebingungan, saya mengambil keputusan yang sangat saya sesali, yaitu melakukan aborsi," imbuhnya.
Keputusan tersebut berdampak panjang bagi kesehatan reproduksi Ayu karena dirinya harus kehilangan rahim. Ia menegaskan bahwa pengungkapan ini bukan bertujuan untuk mencari simpati publik semata.
"Saya tidak menulis ini untuk mencari pembenaran atau belas kasihan, tetapi untuk jujur atas masa lalu saya dan mengakui bahwa keputusan tersebut meninggalkan luka mendalam, baik secara fisik maupun batin," jelas Ayu Aulia.
Ayu juga menyoroti perbedaan kondisi antara dirinya dengan sang pejabat setelah peristiwa tersebut terjadi. Ia menilai sang bupati tetap bisa menjalani kehidupan dengan normal tanpa beban yang sama.
"Beberapa orang mungkin tetap punya jabatan, nama baik, dan kehidupan yang berjalan normal," tuturnya.
Pernyataan tersebut merujuk pada beban emosional berkepanjangan yang harus ia tanggung sendiri hingga saat ini. Ayu merasa ada ketidakadilan dalam konsekuensi yang diterima oleh kedua belah pihak.
"Sementara ada perempuan yang harus hidup dengan kehilangan yang tidak akan pernah kembali," ungkapnya.
Ayu kemudian melontarkan pertanyaan terbuka yang diarahkan langsung kepada bupati berinisial R tersebut. Ia menyindir ketenangan sang pejabat di tengah penderitaan yang ia alami.
"Tidak semua luka berdarah di luar. Gimana kabarnya pak bupati initial R? Masih bisa happy di atas penderitaan aku?" tanyanya.
Untuk memperkuat pernyataannya, Ayu menunjukkan bukti berupa percakapan WhatsApp dan bukti pengiriman bunga Valentine pada tahun 2025. Ia merasa klaim bahwa hubungan tersebut adalah masa lalu tidak sepenuhnya benar.
"Katanya aku hanya masa lalu. Tapi lucunya, di hari Valentine tahun lalu masih ada bunga yang dikirimkan dengan penuh perhatian," tulisnya di media sosial.
Ia meragukan status hubungan mereka yang disebut sudah berakhir oleh pihak pria. Ayu merasa tindakan sang pejabat di masa lalu menunjukkan hal yang berbeda.
"Jadi, di bagian mana seseorang bisa disebut benar-benar masa lalu," ucapnya.
Menanggapi tudingan warganet yang menyebut dirinya hanya mencari sensasi, Ayu membantah niat untuk menjatuhkan pihak tertentu. Ia menyatakan hanya ingin menyuarakan perjuangannya sebagai seorang perempuan.
"Saya tidak mencari sensasi, tidak juga ingin menjatuhkan siapa pun. Saya hanya ingin didengar sebagai seorang perempuan yang sedang berusaha kuat menghadapi hidupnya," kata Ayu Aulia.
Ayu juga mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan status pernikahan yang sah dari sang pejabat. Namun, ia merasa ragu apakah latar belakangnya akan diterima oleh pihak keluarga pria tersebut.
"Minta dihalalkan.. ga minta apa apa kok. Tapi apa mungkin perempuan kaya aku di restui?" ucapnya.
Klaim kedekatan dengan pejabat ini bukan merupakan yang pertama bagi Ayu Aulia. Sebelumnya, pada Sabtu, 18 April 2026, ia sempat menyebutkan adanya dukungan finansial dari seorang pejabat untuk keperluan operasi plastiknya.
"Ada salah satu pejabat yang menyokong hidup saya, jadi ya terbantu. Tapi kalau untuk operasi ini pakai duit dia dulu, tapi nanti di-reimburse," kata Ayu Aulia di Kemang, Jakarta Selatan.
Ayu menyebutkan bahwa pejabat tersebut memang menghendaki dirinya untuk tampil dengan standar kecantikan tertentu. Namun, belum ada kepastian apakah sosok tersebut adalah bupati R yang sama.
"dia maunya aku tampil natural saja tapi bermodal, itu yang dicari pejabat zaman sekarang," tambah Ayu Aulia dilansir dari Suara.com.