Selebgram dan model Ayu Aulia secara terbuka meminta pertanggungjawaban dari seorang pejabat daerah berinisial Bupati R pada Selasa, 12 Mei 2026, setelah dirinya mengalami kondisi medis serius berupa kehilangan rahim. Ayu menyatakan bahwa situasi menyakitkan yang merusak masa depannya tersebut terjadi sebagai dampak dari hubungan dan tindakan yang melibatkan sang bupati.
Kekecewaan ini disampaikan Ayu melalui unggahan di media sosial Instagram pribadinya, sebagaimana dilansir dari Insertlive. Ia merasa telah kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya yang tidak mungkin bisa kembali lagi akibat perbuatan Bupati R tersebut.
Meskipun mengakui adanya andil atas keputusannya sendiri, Ayu menegaskan bahwa dirinya sudah mencapai batas kesabaran dalam menghadapi penderitaan fisik dan mental secara sendirian tanpa kepedulian dari pihak lawan. Keresahan ini muncul karena ia merasa harus terus berjuang untuk membuktikan rasa sakitnya kepada publik.
"Jujur saya sudah sangat lelah menjalani semua ini sendirian. Saya kehilangan banyak hal dalam hidup saya, bukan hanya secara fisik, tapi juga mental dan harga diri saya sebagai perempuan," aku Ayu Aulia.
Ayu menekankan bahwa kerugian yang dialaminya bersifat permanen dan berdampak panjang pada kehidupannya ke depan. Penegasan ini disampaikan agar sang pejabat melihat sisi kemanusiaan dari kehancuran yang ia rasakan saat ini.
"Yang paling menyakitkan bukan hanya kehilangan rahim saya, Pak. Tapi perasaan bahwa sampai hari ini saya masih harus memperjuangkan agar rasa sakit saya dipercaya dan dipahami," imbuhnya.
Berdasarkan laporan Prokal.co, selebgram ini juga menyatakan tidak mempedulikan penilaian negatif atau stigma buruk dari pengguna media sosial terkait pengakuannya. Fokus utamanya saat ini adalah mendapatkan perhatian dan empati dari Bupati R atas situasi buruk yang sedang ia hadapi.
"Saya tidak butuh pembelaan siapa yang paling benar. Saya hanya ingin Bapak melihat saya sebagai manusia yang benar-benar hancur karena semua ini. Karena bagi Bapak mungkin ini bisa dilihat sebagai masalah yang sudah lewat. Tapi bagi saya, dampaknya seumur hidup," ujarnya.
Ayu Aulia juga mengisyaratkan memiliki bukti-bukti kuat terkait kedekatannya dengan pejabat tersebut, termasuk rekaman percakapan dan dokumentasi momen kebersamaan di hotel. Ia menegaskan tidak butuh pengakuan dari orang lain, namun siap membuka bukti tersebut jika keberadaannya terus diabaikan.
"Nggak peduli mau di cap buruk atau jelek, mau dibilang apa juga terserah, kebetulan gua nggak suka klarifikasi apalagi haus validasi," ungkapnya.
Hingga saat ini, bukti-bukti kebersamaan tersebut belum diunggah sepenuhnya ke ruang publik oleh Ayu Aulia. Namun, ia memberikan peringatan akan membongkar seluruh fakta jika dirinya terus dicampakkan dan hanya dianggap sebagai bagian dari masa lalu oleh Bupati R.