Azrul Ananda Bantah Klaim Penugasan Khusus Juara Persebaya Surabaya

Azrul Ananda Bantah Klaim Penugasan Khusus Juara Persebaya Surabaya

Manajemen Persebaya Surabaya memberikan klarifikasi resmi mengenai pernyataan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Dilansir dari Suara, Farhan sebelumnya menyebut bahwa tim Bajol Ijo mendapatkan penugasan khusus dari Pemerintah Kota Surabaya untuk menjuarai Super League 2026/2027.

Pernyataan tersebut sempat memicu berbagai penafsiran di kalangan masyarakat. CEO Persebaya, Azrul Ananda, langsung memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut-larut mengenai status klub.

"Saya ingin mengoreksi sedikit ucapan Mas Farhan. Kebetulan kami saling kenal jadi bukan masalah," kata Azrul dalam keterangannya.

"Cuma harus diluruskan bahwa yang ulang tahun ke-100 itu Persebaya, bukan Kota Surabaya," jelas Azrul.

Azrul menegaskan bahwa klubnya tidak pernah menerima dana sponsor maupun suntikan finansial dari Pemerintah Kota Surabaya. Tim kebanggaan warga Surabaya ini dipastikan tetap berdiri mandiri sebagai klub profesional yang independen.

"Persebaya sama sekali tidak mendapatkan sponsor dari pemerintah. Walau Persebaya berkolaborasi dengan baik bersama Pemkot Surabaya terkait pemakaian fasilitas stadion," lanjutnya.

Hubungan kerja sama antara manajemen Persebaya dan Pemerintah Kota Surabaya dipastikan berjalan dalam koridor profesional. Sinergi kedua pihak berfokus pada pemanfaatan fasilitas olahraga serta pengembangan ekosistem sepak bola di Surabaya.

Langkah klarifikasi ini diambil untuk menepis spekulasi miring mengenai intervensi pemerintah dalam pengelolaan internal klub. Seluruh operasional tim dipastikan berjalan secara transparan, mandiri, dan profesional.

Menjelang bergulirnya musim baru Super League, jajaran manajemen dan pemain kini mengalihkan fokus penuh pada persiapan skuad. Persebaya berkomitmen menampilkan performa terbaik demi meraih hasil maksimal untuk Bonek dan Bonita.

Artikel terkait

Rekomendasi