Aktor Baim Wong kembali memperkuat eksistensinya di balik layar sebagai sutradara melalui karya terbaru berjudul Semua Akan Baik-Baik Saja. Dilansir dari Lifestyle, proyek ini menjadi film ketiga Baim setelah sukses mencetak angka satu juta penonton melalui film Lembayung dan Sukma.
Transformasi karier Baim Wong dalam tiga tahun terakhir menunjukkan keseriusan dalam mendalami peran sutradara sekaligus penulis naskah. Setelah sebelumnya fokus pada genre horor, kini ia mengeksplorasi genre drama yang mengangkat konflik internal keluarga.
Film ini menceritakan upaya menyatukan kembali hubungan keluarga yang telah lama retak. Dalam penggarapannya, Baim Wong bekerja sama dengan penulis naskah ternama Oka Aurora untuk menyusun alur cerita yang emosional.
Kisah berpusat pada Tari, yang diperankan oleh Happy Salma, saat mengunjungi adiknya bernama Langit di sebuah rumah susun. Langit yang diperankan oleh Reza Rahadian tersebut dikisahkan sudah lama mengasingkan diri dari rumah sang ibu.
Pertemuan yang awalnya bertujuan membujuk Langit pulang berubah menjadi duka mendalam. Langit mendapati Tari meninggal dunia secara mendadak akibat serangan jantung, sebuah peristiwa yang mengguncang seluruh hidupnya.
Kepergian Tari memaksa Langit mengambil tanggung jawab besar untuk merawat keponakan-keponakannya. Salah satu anak Tari dikisahkan sebagai penyandang down syndrome, yang menuntut perhatian khusus dari keluarga tersebut.
Kini Langit harus bekerja sama dengan adik-adiknya, Bintang yang diperankan Raihaanun dan Banyu oleh Ari Irham, serta sang ibu yang diperankan Christine Hakim. Mereka berupaya menguatkan satu sama lain demi masa depan anak-anak mendiang Tari.
Konflik semakin tajam ketika mantan suami Tari, Ilham, datang menuntut hak atas sertifikat rumah. Karakter Ilham yang diperankan Teuku Rifnu Wikana ini menambah beban ujian yang harus dihadapi oleh keluarga Langit.
"Ini adalah cerita tentang manusia yang mengalami pergulatan batinnya masing-masing. Sebuah cerita tentang keluarga, tentang seorang ibu dengan anak-anaknya yang punya luka batinnya sendiri-sendiri, dan menemukan satu titik bersama, bahwa apapun yang kita lewati dalam hidup, semua akan sampai pada satu titik di mana kita bisa bilang bahwa semua akan baik-baik aja pada waktunya," kata Baim Wong.
Film ini berusaha menampilkan drama yang dekat dengan realitas kehidupan masyarakat sehari-hari. Tema utamanya adalah mengenai keluarga sebagai tempat untuk pulang dan memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu.
Sederet nama populer turut meramaikan jajaran pemain, mulai dari Asri Welas, Rebecca Tamara, hingga binaragawan Ade Rai. Penampilan Ade Rai menjadi sorotan karena merupakan debutnya di dunia akting dengan dukungan make up prostetik khusus.
Baim Wong juga memberikan ruang representasi bagi penyandang down syndrome dengan melibatkan Alim dan Vanessa dalam film panjang ini. Kehadiran mereka menjadi bagian dari eksplorasi baru yang ditawarkan Baim dalam perjalanan kreatifnya.
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dijadwalkan mulai menyapa penonton di seluruh bioskop tanah air pada 13 Mei 2026. Karya ini menjadi penanda evolusi artistik Baim Wong yang berani keluar dari zona nyaman genre horor sebelumnya.