Pemain bertahan Timnas Indonesia U-17 Mathew Baker menyatakan keyakinannya bahwa skuad Garuda Muda memiliki peluang besar untuk mengamankan tiket Piala Dunia U-17 2026 melalui turnamen Piala Asia U-17 2026 yang berlangsung di Arab Saudi.
Kualitas permainan tim menjadi landasan utama rasa optimisme pemain berdarah Batak tersebut saat berbicara kepada FIFA. Baker menilai Indonesia telah memiliki modal teknis yang cukup untuk bersaing di level tertinggi Benua Kuning.
"Kami memiliki kemampuan mengontrol permainan dengan bola dan menciptakan peluang, sambil tetap disiplin dan melakukan pressing berani tanpa bola. Itu adalah fondasi yang kuat bagi kami." kata Baker.
Baker menekankan bahwa selain aspek taktis, kekuatan mental dan kolektivitas tim menjadi faktor pembeda dalam perjuangan mereka di kualifikasi kali ini.
"Di atas itu semua, kami memiliki kerja keras, persatuan, dan kepercayaan diri. Dengan kualitas-kualitas itu, saya yakin kami memiliki peluang sangat baik untuk lolos kualifikasi," ujar Baker.
Mengenai peta persaingan di Grup B, Indonesia harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh seperti Jepang, China, dan Qatar. Baker mengakui tingkat kesulitan di grup tersebut namun tetap melihatnya sebagai ruang untuk berkembang.
"Saya rasa ini grup yang sangat kompetitif dengan tim-tim yang kuat. Ini tantangan besar, tetapi juga kesempatan bagus bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman." tutur Baker.
Keberhasilan menaklukkan China pada laga pembuka yang digelar di Lapangan A King Abdullah Sports City, Selasa (5/5), menjadi krusial bagi langkah tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto. Baker percaya performa maksimal dapat meredam dominasi tim mana pun.
"Setiap laga menghadirkan ujian berbeda, dan kami harus siap untuk itu. Pada saat yang sama, saya percaya bahwa jika kami tampil maksimal, dapat bersaing dengan tim mana pun di Asia," ucap Baker.
Target poin saat menghadapi China memang menjadi prioritas utama pelatih Kurniawan Dwi Yulianto untuk menjaga peluang lolos dari fase grup. Hasil positif di laga awal sangat dibutuhkan guna meringankan beban tim sebelum menghadapi tantangan dari Qatar dan Jepang pada pertandingan berikutnya.