Raksasa Liga Spanyol, Barcelona, menatap musim kompetisi 2026-2027 dengan optimisme tinggi setelah berhasil mempertahankan gelar juara Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol, seperti dilansir dari Bola.
Klub berjuluk Blaugrana tersebut membidik lebih banyak prestasi pada musim depan sebagai modal berharga dari pencapaian gemilang mereka sepanjang musim ini.
Presiden Barcelona, Joan Laporta, yang dijadwalkan memulai masa jabatan keempatnya secara resmi pada Juli mendatang, menyatakan rasa puasnya atas kinerja tim.
"Ini adalah momen-momen indah untuk dikenang di musim ini," ujar Joan Laporta.
Laporta menambahkan bahwa komposisi tim saat ini sangat seimbang dan memiliki kekompakan yang baik untuk menghadapi tantangan ke depan.
"Ini adalah dua gelar liga berturut-turut, ini adalah grup yang bagus, dengan perjalanan panjang yang masih harus ditempuh," tutur Joan Laporta.
Manajemen klub juga mengapresiasi kontribusi besar Deco sebagai direktur olahraga serta antusiasme yang ditunjukkan oleh pelatih Hansi Flick.
"Anda tahu bahwa ada kekompakan, ini adalah grup yang sangat seimbang. Deco bekerja dengan luar biasa dan Flick sangat antusias dengan apa yang akan datang," kata Joan Laporta.
Kendati demikian, Laporta mengingatkan jajaran pemain bahwa kompetisi pada musim mendatang akan menyajikan tekanan yang jauh lebih berat.
"Tetapi musim depan akan jauh lebih sulit daripada musim ini. Tingkat tuntutan akan meningkat. Para pemain menyadari bahwa mereka sedang membangun legenda mereka sendiri," ucap Joan Laporta.
Selain dinamika tim, manajemen Barcelona memberikan penghormatan khusus kepada striker veteran Robert Lewandowski yang telah mengumumkan akan menyudahi masa baktinya di Camp Nou setelah kontraknya habis akhir bulan depan.
Keberhasilan Barcelona mengalahkan Real Madrid dengan skor 3-2 pada pertandingan Piala Super Spanyol hari Minggu (12/1/2026) menjadi salah satu momen penting yang dirayakan Lewandowski bersama Lamine Yamal dan Raphinha.
"Lewandowski sudah menjadi bagian dari lambang Barca. Kami akan selalu berterima kasih," tegas Joan Laporta.
Penyerang asal Polandia tersebut dinilai memiliki peran yang sangat krusial dalam mengembalikan kredibilitas klub, baik dari aspek olahraga maupun pemulihan kondisi ekonomi.
"Berkat dia, kami meraih kredibilitas di tingkat olahraga dan juga dalam hal yang dapat kami lakukan di tingkat ekonomi," jelas Joan Laporta.
Laporta mengingat kembali momentum kedatangan Lewandowski yang bersedia bergabung ketika klub sedang berada dalam situasi yang penuh tantangan.
"Dia datang di saat yang sangat sulit. Dia telah memberikan banyak kontribusi kepada tim dan kami akan selalu berterima kasih," ujar Joan Laporta.
Kepergian penyerang utama tersebut membuat manajemen Barcelona memprioritaskan perburuan ujung tombak baru pada bursa transfer musim panas kali ini.
Mengenai rumor ketertarikan klub terhadap penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, Laporta menegaskan bahwa kondisi finansial Barcelona saat ini sudah cukup kuat untuk merekrut pemain berkualitas.
"Anda harus membicarakan Julián (Alvarez) dengan Deco. Kita akan bisa merekrut pemain yang menurut kita perlu direkrut agar lebih kompetitif," tutup Joan Laporta.