Barcelona dilaporkan tengah menyusun strategi matang untuk merekrut bek sayap internasional Italia, Andrea Cambiaso, dari Juventus pada bursa transfer musim panas mendatang.
Peluang raksasa Catalan tersebut terbilang besar karena Juventus dikabarkan siap menurunkan tuntutan harga kompensasi transfer sang pemain jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Dikutip dari Bola, ketertarikan Barcelona terhadap Andrea Cambiaso kini mulai memasuki tahapan yang lebih serius melalui proses negosiasi awal secara informal yang tengah berjalan.
Pembicaraan resmi antar-kedua manajemen klub diproyeksikan bakal segera bergulir dalam beberapa pekan ke depan untuk membahas kepindahan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh SportMediaset, Andrea Cambiaso merupakan salah satu profil pemain yang sangat diapresiasi oleh pelatih Barcelona, Hansi Flick.
Arsitek taktik asal Jerman tersebut menilai penggawa Juventus itu memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas posisi serta kecerdasan taktis yang luar biasa di atas lapangan hijau.
Hansi Flick yang baru saja memperpanjang masa baktinya di Spotify Camp Nou hingga tahun 2028 menganggap gaya bermain Cambiaso sangat selaras dengan filosofi sepak bola modern yang ingin ia terapkan.
Sepanjang kompetisi Serie A musim ini, sang bek sayap tampil konsisten dengan mencatatkan 35 penampilan serta memberikan kontribusi nyata berupa tiga gol dan empat assist untuk lini serang Juventus.
Penurunan Banderol Harga dan Persaingan Transfer
Sebelum masuk dalam radar Barcelona, Andrea Cambiaso sempat menjadi buruan utama raksasa Liga Inggris, Manchester City, sepanjang musim 2024-2025.
Manajemen Bianconeri kala itu bersikap keras dengan mematok harga pelepasan yang sangat tinggi menyentuh angka 70 juta euro atau setara Rp 1,4 triliun.
Nominal yang sangat tinggi tersebut sempat membuat pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menunda langkah resminya untuk memboyong sang pemain ke Inggris.
Namun, peta persaingan kini berubah karena manajemen Juventus dilaporkan melunak akibat potensi kegagalan lolos ke kompetisi Liga Champions pada musim depan.
Klub asal Italia utara tersebut siap mengevaluasi tawaran yang masuk di kisaran angka 50 juta euro atau sekitar Rp 1 triliun.
Meskipun Cambiaso masih terikat kontrak jangka panjang hingga Juni 2029 dengan gaji 2,5 juta euro per musim, penurunan performa tim secara kolektif membuat opsi penjualan menjadi skenario yang realistis.