Barcelona dilaporkan tengah membidik talenta muda asal Brasil sebagai bagian dari investasi skuad masa depan mereka. Seperti diberitakan oleh Suara, klub Catalan tersebut sedang intensif mengamati perkembangan penyerang muda milik Atletico Mineiro, Gabriel Veneno.
Pemain yang baru menginjak usia 16 tahun ini menarik perhatian pemandu bakat Eropa berkat gaya mainnya yang dinilai menyerupai legenda sepak bola Brasil, Neymar. Gabriel Veneno beroperasi sebagai penyerang sayap kanan dengan keunggulan pada kemampuan dribel bola serta kreativitas permainan yang tinggi.
Departemen olahraga Blaugrana dikabarkan sudah memantau rekam jejak Veneno di akademi Atletico Mineiro sejak lama. Walaupun sang pemain tercatat belum melakoni debut profesional di tim utama, namanya sudah digadang-gadang sebagai salah satu prospek paling cerah di kompetisi Brasil saat ini.
Langkah berburu pesepak bola muda di Negeri Samba ini tetap dilanjutkan oleh manajemen Barcelona. Kegagalan proses adaptasi pada transfer Vitor Roque sebelumnya tidak menyurutkan ambisi klub untuk mengamankan tanda tangan aset potensial dari Brasil.
Manajemen Barcelona memandang Gabriel Veneno memiliki atribut untuk berkembang menjadi pemain kelas dunia di masa depan. Kendati demikian, langkah peminjaman atau pembelian sang pemain dipastikan menemui jalan beralur mengingat Atletico Mineiro mematok valuasi yang tinggi.
Klub pemilik menetapkan syarat finansial yang cukup ketat bagi setiap tim Eropa yang ingin meminang mutiara muda mereka. Atletico Mineiro dikabarkan hanya akan melepas Veneno pada angka 20 juta euro, jumlah yang masih ditambah dengan klausul bonus performa.
Nilai transfer tersebut dianggap lumayan tinggi bagi pemain yang belum mengantongi menit bermain di level kompetisi senior. Di samping persoalan harga pasaran, raksasa Liga Spanyol ini juga harus membentur dinding regulasi batasan umur transfer internasional.
Berdasarkan aturan yang berlaku, Gabriel Veneno baru diperbolehkan pindah dan berkarier di Spanyol setelah menginjak usia 18 tahun pada Juli 2027 mendatang. Faktor kondisi keuangan internal Barcelona saat ini juga menjadi pertimbangan krusial yang membuat transfer ini belum berstatus prioritas utama.