Barcelona Resmi Rekrut Anthony Gordon dari Newcastle United Senilai Rp1,6 Triliun

Barcelona Resmi Rekrut Anthony Gordon dari Newcastle United Senilai Rp1,6 Triliun

Barcelona secara resmi mengamankan tanda tangan penyerang sayap andalan Newcastle United, Anthony Gordon, pada bursa transfer musim panas ini. Langkah agresif Blaugrana sekaligus menyudahi spekulasi panjang terkait masa depan sang pemain di Stadion St James' Park yang telah memanas sejak Maret lalu.

Proses perpindahan pemain berusia 25 tahun ini berjalan sangat cepat di tengah ketertarikan sejumlah klub elite Eropa lainnya. Seperti diberitakan oleh Medcom, Bayern Muenchen semula memimpin perburuan setelah membuka negosiasi intensif sejak awal Mei.

Kendati demikian, pembicaraan tersebut menemui jalan buntu lantaran kubu Bayern enggan melampaui batas valuasi internal yang mereka tetapkan di bawah banderol permintaan Newcastle.

Melihat celah tersebut, manajemen Barcelona langsung bergerak taktis mengamankan kesepakatan bernilai total €80 juta atau setara Rp1,6 triliun, yang sudah mencakup klausul bonus performa.

Kesepakatan formal dicapai kurang dari sepekan setelah Premier League resmi berakhir. Selain dana tunai, kesepakatan strategis ini menyertakan sell-on clause bagi Newcastle, serta rencana kemitraan laga persahabatan komersial antarklub pada musim-musim mendatang.

Meskipun Anthony Gordon menerima peningkatan pendapatan bersih yang signifikan setelah setuju merapat ke Camp Nou, struktur upah personalnya dipastikan tidak akan merusak pagu anggaran internal Barcelona.

Dikutip melalui The Athletic, sumber internal klub menegaskan bahwa total kompensasi upah berkala yang dikantongi Gordon masih jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan struktur kontrak komersial Marcus Rashford, yang saat ini menyentuh angka £300 ribu per pekan.

Langkah Barcelona mengucurkan investasi besar untuk pemain berusia 25 tahun dinilai jauh lebih rasional secara akuntansi olahraga dibanding merekrut Rashford secara permanen.

Melalui penandatanganan kontrak jangka panjang, manajemen klub dapat menerapkan metode amortisasi finansial, yakni membagi beban nilai transfer secara merata sepanjang durasi kontrak lima tahun guna menyeimbangkan neraca keuangan tahunan.

Artikel terkait

Rekomendasi