Rapper asal Medan Basboi memperkenalkan album keduanya yang bertajuk Kasablanka dengan mengajak awak media mendengarkan seluruh lagu di dalam bus yang menyusuri kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6), dilansir dari Medcom.
Peluncuran karya terbaru setelah 10 tahun berkiprah di skena musik ini dibuka melalui dua lagu utama berjudul “GayA idup” dan “Kl bkn aq”. Acara bertajuk Hearing Session Album Kasablanka tersebut sengaja digelar di atas kendaraan berjalan demi menyampaikan konsep khusus kepada para pendengar.
“Sebenernya kenapa pake bus? Gue pengen kalian ngerasain lagunya. Gempa tuh titik tengahnya apa? Episentrumnya gitu ya. Kalian ngerasain lagunya langsung di episentrumnya. Jadi kalo kalian ada gempa, kalian di episentrum, lebih apa? Lebih ber-GEBRAK,” ucap Basboi.
Proyek musikal ini merefleksikan potret jujur perjalanan hidup sang musisi sebagai perantau dari Medan yang sempat menetap di Bandung sebelum akhirnya membangun identitas kreatif di ibu kota. Wilayah Kasablanka dipilih karena menjadi pusat aktivitas kesehariannya yang bising dan dinamis.
“Hey. Semoga kamu tergetarkan hatinya mendengarkan ini di bus. Karena lagu ini tercipta dari momen-momen hidup gue yang kebanyakan habis di traffic tadi yang kita lewatin,” ujar Basboi.
Jalur tersebut diakui sang rapper sebagai rute utama yang selalu ia lewati setiap kali bepergian ke berbagai sudut kota Jakarta.
“Mau ke mana pun gue di selatan, mau gue ke utara, mau ke mana. Pasti gue akan melewatin jalur yang tadi. Bisa dibilang hampir tiga per empat hidup gue sekarang gue habiskan di jalanan tadi,” tambah Basboi.
Melalui karya ini, musisi bernama asli Baskara Rizqullah tersebut berusaha menangkap seluruh elemen kehidupan metropolitan yang kontradiktif dari sudut pandangnya selama tinggal di daerah itu.
“Intinya sebenernya, pengen gue deliver se-Kasablanka mungkin aja sih, Mas. Si lagu-lagu di dalamnya. Gue pengen lagunya kerasa bising, macet, padat, jorok, berdebu, tapi flashy, tapi mewah, tapi gembel juga at the same time. Which is Kasablanka gitu ya, gitu. High class, low life,” pungkas Basboi.
Produksi aransemen musik dalam album ini bergerak dari nuansa trap yang gelap hingga melodi emosional berkat kolaborasi dengan musisi lintas negara seperti Quest, Pierre Lynx, Raka, Duffy D, Concerto, Panji Wisnu, hingga produser asal Amerika Serikat dan Bangkok. Album Kasablanka dijadwalkan meluncur di seluruh platform digital pada 5 Juni 2026.