Rapper asal Medan, Basboi, memperkenalkan album terbaru bertajuk Kasablanka yang merangkum perjalanan hidup personalnya dari Medan hingga Jakarta melalui sesi dengar bersama media di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6), seperti dilansir dari Medcom.
Peluncuran proyek musik yang berisi 15 lagu tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026 di seluruh platform musik digital. Proses kreatif penggarapan seluruh trek diakui digarap berdasarkan curahan emosi spontan tanpa mengikuti pola teknis tertentu.
Baskara Rizqullah, nama asli Basboi, mengungkapkan bahwa perekaman lirik dilakukan secara langsung saat mendengarkan nada tanpa persiapan naskah eksplisit sebelumnya.
"Karena kebetulan untuk album Kasablanka ini, gue nulis liriknya juga bukan yang kayak ditulis banget gitu. Mungkin bahasa teknisnya hari ini dibilangnya punch-inya, di mana beat diputer terus gue langsung me-recordper bar atau per tiga bar, per empat bar," jelas Basboi.
Metode perekaman spontan tersebut dipilih agar seluruh energi dan emosi personal yang dirasakannya dapat tersampaikan utuh kepada pendengar.
"Semuanya gue sprout aja gitu, tanpa banyak dipikirin, tanpa kayak... Kayak gue nggak peduli teknikalitas apa-apa sekali di sini. Gue cuma pengen nge-deliver energi gue, perasaan gue," lanjut Basboi.
Ia juga menyadari materi lirik yang dihasilkan secara spontan tersebut berpotensi memicu ketersinggungan pihak tertentu sehingga menyampaikan permohonan maaf terbuka.
"Jadi, bisa dibilang walaupun tadi terkesan kayak gue ngomong asal-asal, tapi kurang lebih itu psikis gue yang kalian dengar tadi. Karena itu yang keluar off the top dari kepala gue. Kalau offensive dan lain-lain, dengan rendah hati gue mengucapkan mohon maaf sebelumnya," tutur Basboi.
Musisi perantau yang sempat berkembang di Bandung ini memaklumi jika karya terbarunya tidak dapat diterima oleh seluruh lapisan penikmat musik.
"Tapi, that's me guys. Maybe I'm not for everyone.Tapi ya, itu sih. Semoga semua perasaan yang ada di diri gue, yang gue kumpulkan selama tinggal di Kasablanka, bisa ter-delivergitu," pungkas Basboi.
Produksi aransemen album ini digarap secara kolaboratif bersama produser Concerto dan Panji Wisnu, serta didukung deretan nama musisi lintas negara seperti Igorbeats, lyricslesson dari Amerika Serikat, hingga Nino dari Bangkok.