Baskara Putra Jalani Pemulihan Setelah Pingsan Akibat Vertigo Akut

Baskara Putra Jalani Pemulihan Setelah Pingsan Akibat Vertigo Akut

Musisi Baskara Putra atau yang dikenal dengan nama panggung Hindia kini sedang fokus menjalani masa pemulihan di kediamannya setelah sempat pingsan di dalam pesawat. Vokalis grup musik .Feast tersebut terpaksa membatalkan jadwal manggungnya di festival Musikkita Fest Vol. 01 di Samarinda pada Jumat, 15 Mei 2026, akibat mengalami serangan vertigo akut dan kelelahan ekstrem, seperti dilansir dari Medcom.

Kondisi kesehatan terkini dibagikan oleh sang vokalis melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 17 Mei 2026. Melalui pernyataan tertulis, ia mengonfirmasi bahwa dirinya sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit untuk melakukan rawat jalan.

"Saat ini saya sudah pulang dari rumah sakit dan menjalankan bed rest di rumah," tulis Baskara Putra.

Unggahan yang menampilkan foto dirinya di ranjang rumah sakit tersebut langsung dipenuhi respons oleh para penggemar di internet. Menariknya, banyak warganet yang memberikan nasihat medis dengan menggunakan kutipan dari lirik lagu ciptaan sang musisi sendiri.

"Terakhir, saya banyak sekali membaca komentar di internet untuk beristirahat, mengutip lirik tulisan saya sendiri. ‘Istirahat, Bas. Karier ini tak ada artinya,’" tulis Baskara Putra.

Menanggapi gelombang perhatian dan pesan hangat dari para pendengarnya, pelantun lagu "Evaluasi" tersebut memberikan pesan balasan. Ia menegaskan bahwa apresiasi dan kehadiran para penggemar memiliki nilai yang sangat krusial dalam kehidupan profesionalnya.

"Tentu, saya tahu. Tapi kalian para pendengar artinya besar sekali bagi saya. Sampai bertemu di kesempatan yang lebih baik," lanjut Baskara Putra.

Mengenai kronologi kejadian, penurunan kondisi fisik secara drastis dirasakan sang musisi sewaktu menempuh perjalanan menuju bandara di Makassar untuk terbang menuju Balikpapan. Akibat serangan vertigo yang jauh lebih parah dari biasanya, ia harus dievakuasi menggunakan buggy dan mobil khusus demi bisa masuk ke kabin pesawat.

"Kesehatan saya menurun drastis setelah mulai perjalanan menuju airport Makassar. Vertigo saya kambuh jauh lebih parah dan berkali-kali, masuk pesawat harus dibantu buggy dan mobil khusus, serta sudah muntah beberapa kali," cerita Baskara Putra.

Gejala mual hebat tersebut terus berlanjut setelah pesawat lepas landas menuju tempat tujuan. Kondisi kekurangan cairan tubuh yang parah membuat kesadaran sang vokalis akhirnya tumbang di tengah penerbangan.

"Setelah takeoff ke Balikpapan pun saya muntah beberapa kali di pesawat hingga akhirnya pass out (pingsan) tidak hanya sekali, mungkin karena sudah sangat kekurangan cairan tubuh," lanjut Baskara Putra.

Setibanya di Jakarta, manajemen Sun Eater langsung membawa sang musisi ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan opname serta rangkaian pemeriksaan medis menyeluruh. Pada pemeriksaan awal, tim dokter sempat mendeteksi adanya pergerakan tidak normal pada bola matanya.

Kendati demikian, hasil pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan cek darah lengkap yang keluar pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 10.00 WIB menunjukkan indikator yang aman. Tim medis menyimpulkan bahwa gangguan kesehatan tersebut murni dipicu oleh faktor kelelahan yang sangat ekstrem.

"Pemeriksaan langsung malam itu menunjukkan ada pergerakan bola mata saya yang tidak normal, kemungkinan besar menjadi sebab utama vertigo, atau sebaliknya (efek dari vertigo). Namun setelah malam itu cek darah dan MRI, besok paginya (16/5) sekitar pukul 10.00 WIB puji Tuhan dikabarkan bahwa semua hasilnya baik. Kemungkinan besar karena kelelahan ekstrem," tutup Baskara Putra.

Artikel terkait

Rekomendasi