Baskara Putra Soroti Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Biaya Hidup

Baskara Putra Soroti Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Biaya Hidup

Riuh rendah perbincangan mengenai merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kini tidak hanya menggema di ruang-ruang diskusi ekonomi formal. Di jagat maya, kecemasan tersebut mulai menyusup ke dalam keluh kesah para pekerja seni yang merasakan langsung bagaimana angka-angka di papan bursa mulai mencekik pengeluaran sehari-hari.

Jeritan dari Atas Panggung

Vokalis .Feast dan Lomba Sihir, Baskara Putra alias Hindia, menjadi salah satu figur publik yang terang-terangan menyoroti fenomena ini melalui sebuah utas di akun X pribadinya. Sebagai musisi yang aktif mengawal beberapa proyek musik sekaligus, ia menyadari bahwa pelemahan mata uang garuda bukan sekadar angka abstrak, melainkan ancaman nyata bagi keberlangsungan dapur produksi para pekerja kreatif.

Pelantun hit "Evaluasi" tersebut mengakui bahwa dirinya berada dalam posisi yang relatif beruntung dan aman secara finansial dibandingkan dengan masyarakat luas. Kendati demikian, hantaman gelombang ekonomi ini tetap terasa nyata dalam catatan pengeluaran bulanannya.

"Gue cukup pede untuk billing bahwa gue ‘mampu’. ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi yang, puji tuhan berhasil dan uangnya lebih dari cukup. akhir-akhir ini gue merasa terdampak dengan kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah," tulis Baskara.

Kesadaran akan adanya hak istimewa tersebut justru memantik kekhawatiran yang lebih besar di benak Baskara. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana situasi yang sama harus dihadapi oleh masyarakat dengan penghasilan yang tidak seberuntung dirinya.

"Kalau gue aja terdampak, gue gak kebayang kalian bakal gimana. serem," ujar Baskara.

Dolar Naik, Harga Alat Musik dan Pangan Melambung

Dalam penjelasannya yang lebih rinci, Baskara memaparkan bahwa salah satu sektor yang paling pertama terpukul di industri musik adalah pengadaan instrumen. Ketergantungan pasokan komoditas ini pada pasar internasional membuat harganya melesat tajam.

"Belanjaan kebutuhan alat musik jelas terdampak. semuanya patokannya USD," tutur Baskara.

Akan tetapi, sang vokalis menekankan bahwa persoalan sesungguhnya jauh melampaui urusan perlengkapan panggung semata. Dampak domino dari melemahnya rupiah kini telah merembet ke sektor domestik yang paling mendasar.

"Cuman poinnya bukan hanya di situ, ini kerasa kok pengeluaran buat makan (total bulanan) dan hal-hal esensial lainnya meningkat dibanding kemarin-kemarin," tutup Baskara.

Unggahan tersebut sontak memancing gelombang respons dari warganet yang menyuarakan keresahan serupa. Banyak dari mereka yang membenarkan bahwa kenaikan harga barang impor kini telah berimbas langsung pada melonjaknya biaya hidup harian masyarakat di berbagai lapisan.

Artikel terkait

Rekomendasi