Bayern Muenchen berhasil memastikan diri sebagai juara DFB-Pokal setelah menundukkan Stuttgart dengan skor 3-0 dalam laga final di Berlin pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kemenangan telak di hadapan 74.000 penonton tersebut mengakhiri puasa gelar piala domestik klub selama enam tahun sekaligus mengunci gelar ganda domestik musim ini.
Keberhasilan Muenchen dalam pertandingan yang sempat diwarnai kabut asap piroteknik dari tribune penonton dipastikan oleh performa gemilang Harry Kane. Striker asal Inggris tersebut memborong seluruh gol kemenangan melalui torehan hattrick pada babak kedua.
Prestasi impresif Kane langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari jajaran petinggi klub. Penyerang berusia 32 tahun itu dinilai telah membuktikan kualitasnya sebagai investasi terbaik klub dalam beberapa waktu terakhir.
"Der beste Transfer, den wir je gemacht haben." puji Uli Hoeneß, Patron Bayern Muenchen dalam wawancara bersama ARD.
Muenchen juga menegaskan posisi mereka di pasar transfer terkait rumor ketertarikan klub lain terhadap pemain mereka. Hoeneß menutup peluang bagi FC Barcelona yang dilaporkan tengah mencari penerus Robert Lewandowski.
"Der FC Bayern ist ein Käuferverein, kein Verkäuferverein. Außerdem hat Barcelona ja gar kein Geld, so geht es schon mal los." tegas Uli Hoeneß, Patron Bayern Muenchen.
Pernyataan bernada protektif tersebut juga dilayangkan kepada José Mourinho yang hadir sebagai tamu final mengenai rumor ketertarikan Real Madrid terhadap Michael Olise. Hoeneß menyatakan kepada Sky bahwa Mourinho tidak akan mendapatkan Olise meski mengawasinya dengan ketat.
Merespons sanjungan dari pihak manajemen klub, Kane mengungkapkan rasa bangga yang besar atas pencapaian performanya. Penyerang tersebut mengemas gol ke-59 di seluruh kompetisi musim ini lewat sundulan pada menit ke-55, gol kedua pada menit ke-80, dan penalti di masa injury time.
"Ich bin so stolz, es ist unglaublich." kata Harry Kane, Penyerang Bayern Muenchen.
Mantan kapten Tottenham Hotspur itu juga mengaku sangat menghargai sejarah besar klub yang kini dibelanya. Pujian dari petinggi klub dianggapnya sebagai sebuah kehormatan besar.
"Wir wissen, wie viele große Spieler hier schon gespielt haben. Ich bin proud, Teil dieses Klubs zu sein. Das werde ich nie vergessen." sambung Harry Kane, Penyerang Bayern Muenchen.
"Er kann fünf Augen auf Olise haben – er kriegt ihn nicht." ujar Uli Hoeneß, Patron Bayern Muenchen.
Di kubu lawan, Stuttgart sejatinya sempat memberikan perlawanan sengit pada babak pertama dengan strategi pressing ketat yang diterapkan pelatih Sebastian Hoeneß. Namun, efektivitas serangan Muenchen gagal dibendung hingga peluit panjang berbunyi.
Kekecewaan mendalam tidak dapat disembunyikan oleh jajaran pemain Stuttgart setelah gagal membendung dominasi Muenchen di fase akhir pertandingan. Kendati demikian, perjuangan keras tim tetap diapresiasi secara positif.
"Wir wollten es den Bayern ekelig machen. Aber du darfst Harry Kane nicht aus den Augen lassen. Trotzdem können wir alle stolz auf uns sein. Es gibt Schlimmeres, als gegen die Bayern zu verlieren." cetus Deniz Undav, Pemain Stuttgart.
Pertandingan ini juga menjadi momen perpisahan bagi kiper Stuttgart, Alex Nübel, yang harus kembali ke Muenchen setelah masa pinjamannya berakhir. Sementara itu, kapten Muenchen Manuel Neuer yang absen bertanding akibat cedera betis tetap merayakan kemenangan dan menyamai rekor Bastian Schweinsteiger dengan koleksi tujuh gelar DFB-Pokal.