Bayern Muenchen Hadapi VfB Stuttgart pada Final Piala Jerman 2026

Bayern Muenchen Hadapi VfB Stuttgart pada Final Piala Jerman 2026

Bayern Muenchen dijadwalkan menghadapi VfB Stuttgart pada partai final Piala Jerman atau DFB Pokal di Stadion Olympiastadion, Berlin, pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 01.00 WIB. Laga ini menjadi momentum bagi Die Roten untuk mengamankan gelar domestik kedua musim ini sekaligus mengokohkan posisi mereka sebagai tim tersukses dengan 21 gelar piala.

Pertandingan yang dilansir dari Media Indonesia tersebut juga dilaporkan oleh babelinsight.id akan digelar di Allianz Arena serta menjadi ujian konsistensi skuat asuhan Vincent Kompany. Di sisi lain, VfB Stuttgart selaku juara bertahan berambisi meraih trofi kelima mereka setelah sebelumnya memenangi edisi 1954, 1958, 1997, dan 2025.

Persiapan Bayern Muenchen diwarnai oleh ketidakpastian kondisi kapten mereka, Manuel Neuer, yang harus menjalani pemeriksaan MRT setelah kemenangan 5-1 atas 1. FC Koln pada Sabtu, 16 Mei 2026. Cedera otot betis kiri Neuer terjadi tepat sepekan menjelang final dan memicu spekulasi terkait peluangnya menembus skuad tim nasional Jerman untuk Piala Dunia.

Direktur Olahraga Bayern Munchen Christoph Freund menyampaikan penarikan Neuer pada menit ke-59 merupakan langkah pencegahan. Sementara itu, pelatih timnas Jerman Julian Nagelsmann memilih bersikap santai dan enggan berspekulasi mengenai nasib sang kiper menjelang pengumuman resmi skuad berisi 26 pemain pada Kamis, 21 Juni 2026.

"Kami tidak akan membiarkan diri kami terdorong oleh hal itu. Kami telah memilih tanggal pengumuman skuad dengan sengaja. Kami tidak akan mendahului hal apa pun," kata Nagelsmann.

Pelatih timnas Jerman tersebut menegaskan tidak akan membeberkan nama-nama pemain ke publik lebih awal. Ketika dikonfirmasi mengenai daftar sementara berisi 55 pemain yang dilaporkan oleh media BR dan Suddeutsche Zeitung, ia merespons secara singkat.

"Saya bahkan belum melihat daftar itu," kata Nagelsmann.

Kondisi ini memicu ketidakpastian bagi Oliver Baumann yang sebelumnya diplot menjadi pilihan utama akibat cederanya Marc-Andre ter Stegen. Dilansir dari Sportschau, Baumann menegaskan kesiapannya untuk menghadapi persiapan Piala Dunia.

"He has expressed his confidence in me. Period. I am going into the preparation, and then into the World Cup, with a lot of confidence," kata Baumann.

Di kubu Bayern, Neuer sendiri menolak membahas masa depannya saat menghadiri pesta juara domestik di Paulaner am Nockherberg. Ia memilih mengalihkan pembicaraan pada agenda terdekat klub.

"Bagi saya hal itu bukan tema hari ini," kata Neuer.

Selain persaingan di lapangan, tensi kedua klub juga memanas akibat kepindahan kontroversial Direktur Pemasaran Rouven Kasper dari Stuttgart ke Bayern Muenchen pada Januari 2026. Kasper menyepakati pemutusan kontrak di Stuttgart demi menggantikan Michael Diederich tanpa biaya transfer, yang memicu kekecewaan manajemen Die Schwaben.

Ketua Dewan Direksi VfB Alexander Wehrle mengungkapkan kekecewaan pribadinya kepada Bild dalam sebuah acara menjelang laga final. Wehrle menyindir bahwa dirinya harus merangkap pekerjaan Kasper selama tujuh bulan tanpa bayaran.

"Hal itu sangat menyentuh saya secara pribadi. Saya juga tidak akan melupakan hal itu kepada Bayern. Tapi kita pasti akan bertemu lagi suatu saat nanti," kata Wehrle.

Wehrle menambahkan pernyataan tersebut dengan senyuman mengenai ambisi klubnya di masa depan. Manajemen Stuttgart menganggap perpindahan manajemen ini sebagai urusan personal antar-klub.

"Suatu saat nanti, kami akan membalas hal ini kepada Bayern," kata Wehrle.

Meskipun demikian, keputusan Kasper melepas jabatan di Stuttgart disebut telah melalui pertimbangan matang. Presiden VfB Stuttgart Dietmar Allgaier menyatakan pihak klub awalnya menghormati keputusan tersebut karena kontribusi besar Kasper dalam kebangkitan platform bisnis klub.

"Kami telah memenuhi keinginan Rouven Kaspers untuk menerima tantangan karier baru ini, karena selama berkarier di VfB, ia telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi klub kami dan berperan penting dalam kebangkitan kami. Tanpa jasanya, VfB sebagai perusahaan, platform bisnis, dan merek tidak akan memiliki posisi sekuat sekarang ini," kata Allgaier.

Merespons pernyataan bernada sindiran dari mantan atasannya, Kasper mengaku tidak ambil pusing. Pria berusia 44 tahun yang pernah menjabat sebagai President Asia untuk Bayern pada 2016-2021 itu menegaskan hubungannya dengan Wehrle tetap berjalan baik.

"Alex bukan hanya orang yang hebat, tetapi juga sudah cukup dewasa. Dia pasti bisa mengatasinya dengan mudah. Secara persahabatan, tentu saja menyakitkan jika kita tidak lagi duduk berdekatan di kantor. Namun, pandangan kita tertuju ke depan. Alex memahami keputusanku, aku tidak menyesali langkah ini, and aku sudah beradaptasi dengan baik di München," kata Kasper.

Artikel terkait

Rekomendasi