Bayern Munchen dilaporkan menghentikan negosiasi perpanjangan kontrak dengan Konrad Laimer pada awal Mei 2026 setelah tuntutan gaji sang pemain dianggap terlalu tinggi oleh manajemen klub. Gelandang asal Austria tersebut dikabarkan meminta kenaikan gaji yang signifikan untuk bertahan di Allianz Arena.
Dilansir dari Empire of the Kop dan Bayern Strikes, Laimer menuntut upah tahunan berkisar antara 12 juta hingga 15 juta Euro, sementara Bayern hanya bersedia memberikan penawaran maksimal sekitar 10 juta Euro. Ketidaksepakatan ini memicu spekulasi bahwa pemain berusia 28 tahun itu akan dilepas pada bursa transfer musim panas mendatang sebelum kontraknya berakhir Juni 2027.
Anggota dewan pengawas Bayern Munchen, Uli Hoeness, memberikan penegasan mengenai posisi klub dalam wawancara bersama DAZN dan unggahan jurnalis Fabrizio Romano. Hoeness menekankan bahwa meskipun menghargai kontribusi Laimer, klub memiliki batasan finansial yang tidak bisa dilampaui.
"When you read what's being reported about his salary demands, you have to put it into perspective. Konny is a player I value highly but he's not Maradona or Kane" ujar Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Hoeness menambahkan bahwa setiap pemain harus menyadari nilai ekonomi dan kontribusi mereka di lapangan secara realistis. Ia mengingatkan bahwa hanya sedikit klub di Eropa yang mampu menyamai standar gaji yang saat ini diterima oleh Laimer.
"Players like him have to accept that there are limits – even when they earn very good money" kata Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh anggota dewan olahraga Max Eberl yang mengonfirmasi kebuntuan tersebut dalam wawancara kepada AZ. Eberl menyatakan bahwa saat ini tidak ada titik temu antara visi klub dan keinginan pihak perwakilan pemain.
"There are discussions and ideas – right now we're not in agreement. But that's okay, there's no bad blood, no resentment, just two different viewpoints. We just have to see if we can find common ground." ujar Max Eberl, Anggota Dewan Olahraga Bayern Munchen.
Meskipun negosiasi tertunda, performa Laimer pada musim 2025/2026 tergolong impresif dengan catatan 3 gol dan 12 assist di semua kompetisi. Hal ini menarik minat sejumlah klub besar, termasuk rumor ketertarikan dari Liverpool meski pihak internal klub asal Inggris tersebut belum menunjukkan langkah konkret.
Data statistik menunjukkan efektivitas Laimer dalam skema permainan menyerang dan bertahan selama kompetisi Bundesliga musim lalu.
| Kategori Statistik | Persentil |
|---|---|
| xG lawan saat berada di lapangan | 96 |
| Perebutan bola di area lawan | 83 |
| Sentuhan di kotak penalti lawan | 97 |
| Peluang yang diciptakan | 88 |
| Harapan assist (xA) | 80 |
Bayern Munchen kini dihadapkan pada pilihan untuk menjual Laimer pada musim panas 2026 atau membiarkannya pergi secara gratis saat kontraknya habis tahun depan. Sebagai langkah antisipasi, klub raksasa Jerman tersebut dikabarkan mulai memantau Givairo Read dari Feyenoord untuk memperkuat posisi bek kanan.