Raksasa Jerman Bayern Munchen dilaporkan telah menolak berbagai pendekatan dari klub-klub elit Eropa, termasuk Paris Saint-Germain dan Chelsea, yang berambisi memboyong penyerang sayap Michael Olise pada bursa transfer mendatang.
Klub berjuluk Die Roten tersebut menegaskan bahwa pemain internasional Prancis itu tidak akan dijual dengan harga berapa pun demi menjaga stabilitas kompetitif tim di bawah asuhan pelatih Vincent Kompany.
Berdasarkan laporan jurnalis TEAMtalk Graeme Bailey pada Rabu (6/5/2026), PSG telah menghubungi Bayern untuk menanyakan ketersediaan Olise, namun permintaan tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh manajemen Allianz Arena.
Langkah tegas ini diambil Bayern menyusul performa impresif pemain berusia 24 tahun tersebut yang telah mencetak 21 gol musim ini, termasuk gol ikonik ke gawang Real Madrid di Liga Champions.
Legenda sekaligus petinggi klub Karl-Heinz Rummenigge mengungkapkan bahwa keputusan tidak menjual pemain kunci didasari oleh prinsip lama saat mereka menolak tawaran rekor dunia dari Chelsea untuk Franck Ribery belasan tahun silam.
"In 2009, we received an incredible offer from Chelsea for Franck Ribéry. At the time, it would have been a new world transfer record. I then went to our then CFO Karl Hopfner and Uli Hoeneß. We discussed for two hours what to do with that offer." kata Rummenigge, mantan CEO Bayern Munchen.
Pihak klub kemudian merumuskan aturan internal untuk tidak melepaskan talenta berbakat yang memberikan dampak besar secara teknis di lapangan hijau tanpa melihat nilai uang yang ditawarkan.
"On that day, we made a fundamental decision: that in the future, we would no longer sell any player whom we would miss from a sporting perspective. And that unwritten rule still applies today. For a player like Olise, there is no price tag that would make us flinch." tutur Rummenigge kepada Mirror.
Rummenigge juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kepribadian sang pemain yang dinilai sangat rendah hati meskipun saat ini tengah menjadi pusat perhatian publik sepak bola dunia.
"He is a wonderful player," puji Rummenigge.
Kekaguman tersebut berlanjut pada bagaimana cara Olise membawa dirinya di luar lapangan serta keahlian teknis yang ia tunjukkan setiap kali diberikan kesempatan bermain.
"I also like the fact that he is so reserved and almost media-shy. That is the exception in today’s world. He is a good guy, and on the pitch he is of course outstanding, the way he celebrates football and almost performs magic. That is why it doesn’t surprise me that he is so incredibly popular and hyped among our fans." tambah Rummenigge.
Sejalan dengan manajemen, pelatih Vincent Kompany meyakini bahwa mantan pemain Crystal Palace tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pesepak bola terbaik di dunia di masa depan.
"He’ll be one of the best in the world one day" klaim Kompany kepada Mirror.
Kompany menilai perkembangan Olise saat ini sudah berada di jalur yang tepat dan telah menunjukkan level permainan papan atas di kompetisi Eropa.
"He’s on the right track now. Everything he does is right. His level now is one of the best in Europe." pungkas Kompany.
Meskipun kontrak Olise masih tersisa hingga 2029, Bayern dikabarkan sedang menyiapkan draf kontrak baru jangka panjang sebagai penghargaan atas kontribusinya serta untuk memagari sang pemain hingga dekade berikutnya.