Gelandang asal Portugal Bernardo Silva dipastikan bakal meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025-2026 setelah membela klub tersebut selama sembilan tahun, sebagaimana dilansir dari Bola.
Keputusan untuk menyudahi masa bakti di Stadion Etihad ini sebelumnya telah diumumkan oleh sang pemain melalui media sosial pribadinya pada April 2026 lalu.
Faktor regenerasi skuad menjadi salah satu alasan utama bagi pemain berusia 31 tahun tersebut untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada para penggawa muda The Citizens.
"Ini campuran dari beberapa hal, dalam hal trofi, dalam hal apa yang saya raih secara pribadi di sini, itu tidak pernah cukup, tetapi saya merasa bahwa kami telah memenangkan banyak hal, generasi kami."
"Sudah waktunya bagi para pemain muda ini untuk mendapatkan momen mereka, dan bagi saya pribadi, ini adalah kesempatan untuk lebih dekat dengan keluarga saya," terang Bernardo Silva seperti dikutip dari wawancara Sky Sports pada Kamis (21/5/2026).
Keinginan untuk kembali berkumpul dengan keluarga menjadi dorongan personal yang kuat setelah dirinya merantau dan tinggal jauh dari Portugal dalam waktu yang lama.
"Sudah cukup lama, 12 tahun, saya berpisah, dan cukup jauh, dan saya ingin lebih dekat dengan mereka."
Di samping urusan keluarga, mantan pemain AS Monaco ini juga menegaskan ambisinya untuk mencari petualangan baru di sisa karier sepak bola profesionalnya.
"Selain itu, saya menginginkan tantangan baru, meskipun saya mencintai klub sepak bola ini, dan saya menyukai sembilan tahun di sini, saya merasa ini adalah saat yang tepat bagi saya untuk memiliki tantangan baru dalam hidup saya, dan itu akan menjadi hal yang baik."
Catatan sejarah mencatat Bernardo Silva didatangkan Manchester City dari AS Monaco pada 2017 silam dengan nilai transfer mencapai 50 juta euro.
Selama sembilan musim berseragam City, ia mempersembahkan enam gelar Premier League, satu trofi Liga Champions, serta beberapa trofi Piala FA dan Piala Liga.
Prestasi puncaknya terjadi pada musim 2022-2023 saat membantu tim asuhan Pep Guardiola meraih treble winners, dan pada musim terakhirnya ia menutup dengan raihan dua trofi domestik yaitu Piala Liga dan Piala FA.