Besiktas Jaga Peluang Juara Basket dan Incar Final Piala Turki

Besiktas Jaga Peluang Juara Basket dan Incar Final Piala Turki

Besiktas berupaya memperkokoh posisi di puncak klasemen Basket Super Ligi (BSL) saat menjamu Petkim Spor pada Selasa, 5 Mei 2026, pukul 16.00 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi bagian dari ambisi besar klub untuk mengawinkan gelar juara liga domestik dengan trofi Piala Turki musim ini.

Klub berjuluk Elang Hitam tersebut memegang keunggulan statistik dengan lima kemenangan beruntun atas Petkim Spor. Dilansir dari Sportsgambler.com, pertemuan terakhir kedua tim berakhir dengan kemenangan tipis Besiktas lewat skor 75-72.

Dominasi Besiktas di liga terlihat dari catatan 24 kemenangan dan hanya 4 kekalahan, yang menempatkan mereka di peringkat pertama. Sebaliknya, Petkim Spor masih tertahan di posisi ke-14 klasemen setelah menelan kekalahan telak 76-95 dari Bahcesehir Koleji pada pertandingan sebelumnya.

Statistik Head-to-Head Besiktas vs Petkim Spor
TimMenangKalahPFPAPoinKandangTandangTren
Besiktas2442435214329213-111-36W
Petkim Spor92023282541-2135-104-102L

Fokus organisasi Besiktas kini terbagi antara kompetisi basket dan sepak bola, di mana tim asuhan Sergen Yalcin akan menghadapi Konyaspor di semifinal Piala Turki. Laga krusial perebutan tiket final tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4 Mei 2026 pukul 20.30 waktu setempat.

Target ambisius ditetapkan oleh pelatih Sergen Yalcin yang membidik trofi ke-12 bagi klub dalam ajang tersebut. Menurut laporan Daily Sabah, kepastian Besiktas berkompetisi di level Eropa musim depan telah diamankan melalui jalur klasemen liga.

Tantangan datang dari Konyaspor yang dipimpin pelatih Ilhan Palut, meski status mereka adalah tim non-unggulan. Konyaspor tercatat memiliki sejarah mengejutkan saat menjuarai turnamen ini pada musim 2016-17 setelah menyingkirkan Besiktas di fase gugur.

Kondisi skuad Besiktas dipastikan pincang tanpa kehadiran Kartal Kayra Yilmaz yang harus absen hingga akhir musim akibat cedera. Di sisi lawan, Konyaspor juga kehilangan kekuatan utama karena Josip Calusic, Guilherme, dan Alassane Ndao terkena sanksi larangan bertanding.

Artikel terkait

Rekomendasi