Beyoncé Puncaki Daftar Busana Terbaik Met Gala 2026 di New York

Beyoncé Puncaki Daftar Busana Terbaik Met Gala 2026 di New York

Penyanyi legendaris Beyoncé tampil memukau saat kembali ke tangga Museum Seni Metropolitan, New York, dalam ajang Met Gala 2026 pada Senin, 4 Mei 2026. Kehadirannya yang pertama sejak sepuluh tahun terakhir ini sekaligus menandai perannya sebagai salah satu ketua pendamping atau co-chair dalam acara penggalangan dana bertema Costume Art tersebut.

Dilansir dari Yahoo News, Beyoncé mengenakan gaun transparan menyerupai kerangka manusia yang bertabur kristal hasil rancangan desainer Olivier Rousteing. Penampilan dramatis pelopor brand Cécred ini dilengkapi dengan hiasan kepala permata serta jubah panjang berhias bulu-bulu untuk menyesuaikan dengan kode busana malam itu, Fashion Is Art.

Majalah Elle menempatkan Beyoncé dalam daftar 13 pesohor dengan busana terbaik karena interpretasi temanya yang dianggap sangat imajinatif. Selain sang diva, sejumlah bintang lain seperti Nicole Kidman yang mengenakan Chanel, Anok Yai dengan Balenciaga, hingga Jisoo dalam balutan Dior juga dinilai sukses menerjemahkan tema pameran sebagai karya seni yang dapat dikenakan.

Sebelum kemunculannya yang bersejarah ini, istri dari Jay-Z tersebut terakhir kali menghadiri Met Gala pada tahun 2016 dengan tema Manus x Machina: Fashion in an Age of Technology. Saat itu, ia mengenakan gaun lateks berwarna persik karya Riccardo Tisci untuk rumah mode Givenchy yang dihiasi manik-manik mutiara.

Selain Beyoncé, aktris Heidi Klum turut mencuri perhatian lewat busana teatrikal yang menyerupai patung hidup. Kehadiran Klum di karpet merah ini dilakukan menyusul keterlibatannya dalam promosi film The Devil Wears Prada 2 baru-baru ini.

"I was so lucky 20 years ago to have a tiny little glimpse to be in this movie. I remember it was with Mr. Valentino, and it was tiny, tiny, tiny, bu..." kata Heidi Klum saat mengenang pengalamannya dalam industri tersebut.

Ajang Met Gala 2026 ini secara keseluruhan mengeksplorasi hubungan antara pakaian dan tubuh manusia melalui pameran Costume Art. Para tamu undangan menggunakan tubuh mereka sebagai kanvas, mulai dari siluet yang memonjolkan bentuk tubuh hingga detail bordir menyerupai lukisan klasik.

Artikel terkait

Rekomendasi