Ajang balap ketahanan legendaris Suzuka 8 Hours 2026 dipastikan bakal berlangsung sengit pada 3-5 Juli 2026. Sejumlah pembalap papan atas dari kejuaraan dunia MotoGP dan WorldSBK bersiap turun langsung di Sirkuit Suzuka, Jepang.
Dikutip dari Otorider, kepastian ini menyusul pengumuman resmi mengenai susunan pembalap andalan dari dua tim pabrikan raksasa, yakni Honda HRC dan Yamaha Factory Racing.
Tim Honda HRC akan diperkuat oleh kombinasi pembalap tangguh Takumi Takahashi, Johann Zarco, dan Jonathan Rea. Kehadiran Jonathan Rea menjadi perhatian utama setelah enam kali juara dunia WorldSBK tersebut kembali membela Honda.
Jonathan Rea tercatat terakhir kali tampil di Suzuka 8 Hours pada tahun 2022. Pembalap asal Irlandia Utara ini juga mengantongi rekam jejak kuat di Sirkuit Suzuka dengan raihan dua kali kemenangan pada edisi sebelumnya.
Di kubu lawan, Yamaha Factory Racing memutuskan untuk mempertahankan komposisi trio pembalap mereka, yaitu Katsuyuki Nakasuga, Andrea Locatelli, dan Jack Miller. Susunan rider ini sama persis dengan formasi musim lalu saat mereka berhasil finis di posisi runner-up di belakang tim Honda.
Jack Miller, yang saat ini aktif membela tim Prima Pramac Yamaha MotoGP, kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat tim pabrikan Yamaha dalam balapan ketahanan paling bergengsi di dunia tersebut.
Pertarungan di lintasan diprediksi akan semakin menarik karena para bintang kejuaraan dunia ini tidak hanya bersaing satu sama lain. Mereka juga harus menghadapi perlawanan ketat dari para rider reguler yang berkompetisi di FIM Endurance World Championship (EWC) 2026.
Gelaran Suzuka 8 Hours sendiri berstatus sebagai seri ketiga dalam kalender balap FIM EWC 2026. Kompetisi ini sebelumnya telah membuka seri pertama di Le Mans, Prancis, dan dijadwalkan akan berlanjut di Spa-Francorchamps, Belgia, pada Juni mendatang.
Ajang tahun ini tidak sekadar menjadi tempat adu gengsi antara pabrikan otomotif besar asal Jepang. Suzuka 8 Hours 2026 turut berfungsi sebagai panggung pertemuan akbar bagi para pembalap dari berbagai kategori kejuaraan dunia.
Perpaduan antara rider MotoGP, WorldSBK, hingga para pembalap spesialis endurance membuat peta persaingan musim ini diperkirakan menjadi salah satu yang paling ketat dalam beberapa tahun terakhir.