Cinépolis dan CGV Tayangkan Konser SHINee THE INVERT 29 Mei 2026

Cinépolis dan CGV Tayangkan Konser SHINee THE INVERT 29 Mei 2026

Jaringan bioskop Cinépolis dan CGV Cinemas di Indonesia secara resmi mengumumkan penayangan siaran langsung konser terbaru dari grup idola SHINee. Acara yang bertajuk 'The Trilogy I – 2026 SHINee WORLD VIII : [THE INVERT]' ini dijadwalkan menyapa penggemar melalui layar lebar.

Kabar mengenai gelaran live viewing ini disambut penuh antusias oleh para Shawol di tanah air. Penayangan ini memberikan kesempatan bagi penggemar untuk menyaksikan penampilan idolanya dengan dukungan kualitas audio dan visual yang maksimal layaknya di lokasi konser.

Dilansir dari Suara, pihak bioskop melalui unggahan media sosial pada Senin, 11 Mei 2026, menyatakan bahwa agenda ini akan memberikan pengalaman menonton yang lebih imersif. Layar yang luas diharapkan mampu menghadirkan suasana meriah bagi penonton.

"Ini kesempatan untuk menonton kembalinya SHINee dari dekat dengan layar yang luas dan suara yang megah," tulis pihak bioskop dalam unggahan mereka.

Pihak penyelenggara menjanjikan ketajaman gambar yang jernih agar atmosfer konser terasa nyata. Penggemar diajak untuk masuk ke dalam pertunjukan SHINee melalui teknologi audio yang optimal di dalam studio.

"Masuklah ke dalam penampilan SHINee dengan kualitas gambar yang jernih dan menghadirkan suasana meriah seperti di tempat konser," lanjut pernyataan tersebut.

Penayangan konser ini akan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026, tepat pukul 17.00 WIB. Jadwal tersebut diselaraskan dengan waktu pelaksanaan konser utama yang sedang berlangsung secara langsung di lokasi acara.

Bagi penggemar yang berencana hadir, tiket dapat mulai dipesan pada Selasa, 19 Mei 2026, mulai pukul 12.00 WIB. Harga tiket untuk menikmati pengalaman sinematik konser ini ditetapkan sebesar Rp260 ribu per orang.

Mengingat status acara sebagai siaran langsung, pihak penyelenggara memberikan catatan khusus mengenai durasi. Waktu tayang dan durasi acara sewaktu-waktu dapat bergeser menyesuaikan kondisi aktual di panggung utama.

"Waktu tayang dapat tertunda tergantung pada keadaan konser. Durasi acara dapat berubah tergantung pada keadaan konser," jelas pihak penyelenggara.

Penyelenggara juga menginformasikan bahwa siaran bisa saja berakhir lebih awal jika durasi konser melebihi waktu yang dijadwalkan semula. Selain itu, potensi kendala teknis tetap menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan live streaming ini.

"Mungkin ada masalah dengan gambar dan suara karena kejadian yang tidak terduga selama live viewing karena ini adalah acara siaran langsung. Kami mohon pengertian Anda," tulis mereka lagi.

Keamanan dan hak cipta juga menjadi poin penting dalam pengumuman tersebut. Penonton dilarang keras melakukan aktivitas dokumentasi dalam bentuk apapun, baik merekam video maupun mengambil foto selama penayangan berlangsung.

"Merekam, memfilmkan, atau mengambil foto konser dilarang keras di bioskop," tegas pihak penyelenggara.

Petugas bioskop memiliki wewenang untuk meminta penonton meninggalkan lokasi jika terbukti melanggar aturan tersebut. Penonton yang melanggar juga diwajibkan menghapus seluruh hasil rekaman yang telah diambil sebelum keluar dari area studio.

Artikel terkait

Rekomendasi