Kegagalan melaju ke babak 16 besar Copa Libertadores dialami oleh Boca Juniors setelah menelan kekalahan tragis di markas sendiri pada Kamis malam waktu setempat. Hasil minor ini sekaligus mengakhiri catatan impresif Stadion La Bombonera yang selama ini dikenal sebagai benteng pertahanan yang sulit ditembus lawan.
Kekalahan tipis 0-1 dari wakil Cile, Universidad Catolica, memastikan klub raksasa Argentina tersebut angkat koper lebih awal di fase grup. Catatan kelam ini menjadi momen pertama bagi tim berbaju biru emas tersebut gagal melewati babak penyisihan grup dalam kurun waktu 32 tahun terakhir.
Hasil pertandingan ini memicu reaksi cepat dari jajaran manajemen klub asal Buenos Aires tersebut. Presiden Boca Juniors, Juan Roman Riquelme, dilaporkan langsung mendatangi ruang ganti pemain setelah laga dan konferensi pers selesai untuk berbicara dengan tim serta staf kepelatihan.
Gelandang Leandro Paredes menjadi satu-satunya representatif skuad yang bersedia memberikan pernyataan kepada awak media terkait kehadiran sang presiden. Dirinya membenarkan adanya pertemuan tertutup tersebut di dalam ruang ganti.
"Always talk," ujar Leandro Paredes, gelandang Boca Juniors.
Kondisi kontras dirasakan oleh kubu tim tamu yang sukses mengamankan status juara grup berkat kemenangan krusial ini. Pelatih Universidad Catolica, Daniel Garnero, memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang anak asuhnya yang mampu menyapu bersih tiga laga tandang dengan kemenangan.
"We knew that the group draw had been very complicated. They touched a big Argentine team, a big Brazilian team and a big Ecuadorian team. It was going to be a very even group," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Keberhasilan mencuri poin penuh di markas lawan dinilai menjadi kunci utama keberhasilan skuadnya melaju ke fase gugur. Performa solid saat bermain di luar kandang memberikan dampak besar bagi kelolosan mereka.
"The truth is that we as a visitor became very strong and that made us qualify today," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Daniel Garnero juga menyoroti komitmen dan peningkatan performa yang ditunjukkan oleh kolektif tim sepanjang kompetisi. Hasil memuaskan ini dinilai sebagai buah dari kerja keras seluruh anggota tim.
"We are very happy. There is a squad with a very big commitment and with very good performances. That makes you get the results you look for," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Menatap babak 16 besar, sang juru taktik merasa optimis karena mentalitas bertanding anak asuhnya sudah teruji di fase grup. Pengalaman menghadapi atmosfer tekanan di Argentina, Brasil, dan Ekuador dinilai menjadi modal berharga.
"The kill-kills are difficult, but we got a group that trained us very well. Coming to play here, going to Belo Horizonte and playing in Ecuador with such difficult rivals prepared us to make a good phase," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Dirinya juga tidak memungkiri bahwa perjalanan mereka sempat goyah di awal kompetisi, termasuk saat menderita kekalahan dari Boca Juniors di kandang sendiri. Dampak psikologis sempat membayangi tim sebelum akhirnya bangkit.
"It affected us a lot emotionally. But we were aware that we were getting into a reaction," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Keberhasilan meraih poin di Brasil menjadi titik balik yang mengembalikan kepercayaan diri para pemain. Keyakinan penuh dari seluruh anggota tim diakui menjadi modal utama untuk membalikkan keadaan.
"Going to play in Brazil and making the game we did gave us a lot more safety and confidence. It showed us that we could. When you have the group convinced and giving themselves to the maximum, results can be obtained," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Meski sukses di kancah internasional, Daniel Garnero mengakui ada beberapa poin yang hilang di kompetisi domestik akibat kelalaian tim. Namun, fokus utama saat ini adalah mensyukuri pencapaian di kompetisi antarklub tertinggi Amerika Selatan tersebut.
"We lost perhaps some points in the local championship, also due to our responsibility, things that we have to continue to improve. But we are very satisfied with what was done in Copa Libertadores," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Terkait dampak bagi sepak bola Cile, dirinya berharap kesuksesan ini bisa menular ke klub lain demi meningkatkan daya saing di level internasional. Hal tersebut dinilai akan memberikan dampak positif yang berantai ke tim nasional.
"Hopefully more Chilean teams will do well internationally. That empowers footballers and surely also empowers the National Team," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Mengenai jalannya pertandingan, Daniel Garnero mengakui strategi menekan yang diterapkan sempat berjalan sulit akibat kualitas individu pemain lawan. Tuan rumah dinilai mampu mengembangkan permainan dengan sangat baik.
"The idea was to try to press, but it cost us because we played with a team of very good footballers. They progressed well and we knew we had fast people to make transitions," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Skema transisi cepat tersebut pada akhirnya membuahkan hasil nyata melalui gol tunggal yang memenangkan pertandingan. Meskipun demikian, rencana awal tim sebenarnya adalah memegang kendali penuh atas jalannya laga.
"It was one of the alternatives, as occurred in the goal, but the search was another. We wanted to control the game more," ujar Daniel Garnero, pelatih Universidad Catolica.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Boca Juniors saat melakoni laga hidup-mati di Stadion La Bombonera dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun dari elgrafico.com.ar, klub berjuluk Xeneize tersebut telah berulang kali tersingkir di hadapan pendukungnya sendiri dalam berbagai ajang domestik maupun kontinental.
| FECHA | TORNEO | INSTANCIA | RIVAL | RESULTADO | Condición |
|---|---|---|---|---|---|
| 25/02/2025 | Libertadores 2025 | Fase 2 | Alianza Lima | 2-1 (4-5) | Local (La Bombonera) |
| 19/05/2025 | Apertura 2025 | Cuartos | Independiente | 0-1 | Local (La Bombonera) |
| 23/07/2025 | Copa Argentina 2025 | 16avos | Atlético Tucumán | 1-2 | Neutral (Madre de Ciudades) |
| 07/12/2025 | Clausura 2025 | Semifinales | Racing Club | 0-1 | Local (La Bombonera) |
| 09/05/2026 | Apertura 2026 | Octavos | Huracán | 2-3 | Local (La Bombonera) |
| 28/05/2026 | Libertadores 2026 | Grupos | Católica | 0-1 | Local (La Bombonera) |